0 3 min 15 hrs

KUDUS, Liputan7.Net – Kondisi kemarau yang menyebabkan keterbatasan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus mendapat perhatian dari Propam Polri. Sebanyak lima truk tangki air bersih didistribusikan kepada warga di tiga desa di Kecamatan Kaliwungu, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan sosial tersebut digelar Bidang Propam Polda Jawa Tengah bersama Propam Polres Kudus dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam ke-24 tahun 2026.

Tiga desa yang menjadi sasaran bantuan yakni Desa Karangampel, Kedungdowo dan Sentrokalangan. Penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

Bantuan air bersih tersebut secara resmi dilepas Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo dari Kantor Pelayanan Publik Polres Kudus. Selanjutnya, kendaraan tangki bergerak menuju lokasi yang telah ditentukan untuk menyalurkan air kepada masyarakat.

Total bantuan yang diberikan mencapai 31.500 liter air bersih. Rinciannya, satu truk tangki dikirim ke Desa Karangampel, sedangkan Desa Kedungdowo dan Desa Sentrokalangan masing-masing menerima dua truk.

Subnit Paminal Bid Propam Polda Jawa Tengah AKP Aris Prabowo mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.

“Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian Propam Polri kepada masyarakat. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama untuk keperluan sehari-hari selama musim kemarau,” kata AKP Aris Prabowo.

Sementara itu, Kasi Propam Polres Kudus AKP Luk Har Syan’in menyampaikan bahwa bantuan diberikan kepada wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat ketika warga menghadapi kondisi yang membutuhkan bantuan.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga untuk memasak, minum, mandi dan mencuci, sekaligus mendukung kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut menjadi sangat berarti karena persediaan air mulai terbatas akibat kondisi kemarau. Air yang diterima dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Alhamdulillah, bantuan air ini sangat membantu kami. Airnya bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada Polri dan semua pihak yang sudah membantu warga,” ujar salah seorang warga penerima bantuan.

Masyarakat berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung. Bantuan tersebut dinilai dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau. (AS/YM)


Post Views: 36

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *