0 3 min 3 mths

Kudus, Liputan7.Net – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti mendorong semakin banyak sekolah di Indonesia mengembangkan kelas internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda di tingkat global.

Menurutnya, keberadaan kelas internasional dapat menjadi solusi sekaligus inspirasi bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik dan penguasaan bahasa asing sejak usia dini. Karena itu, pemerintah menyambut baik langkah sejumlah sekolah yang mulai membuka program pembelajaran berstandar internasional.

Ini merupakan program yang sangat sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, juga kebijakan Bapak Presiden agar kita memiliki sekolah-sekolah yang menjadi solusi sekaligus inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk mencapai cita-cita yang mulia dan tinggi dalam kehidupannya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat menanggapi rencana pembukaan kelas internasional di SD Asia Multilingual pada tahun ajaran 2026/2027. Menurutnya, meskipun baru diawali dengan satu kelas, langkah tersebut menjadi bagian dari inovasi pendidikan yang perlu mendapat apresiasi.

Ia menilai kelas internasional dapat membantu peserta didik mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan kompetensi akademik dan kemampuan berbahasa asing.

Mereka juga bisa menyiapkan diri sejak dini dengan berbagai kemampuan, khususnya kemampuan berbahasa dan juga kemampuan di bidang akademik,” katanya.

Abdul Mu’ti menegaskan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Karena itu, keterlibatan lembaga pendidikan swasta dalam menghadirkan program-program unggulan dinilai sangat penting untuk memperluas akses pendidikan berkualitas.

Program seperti ini yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga pendidikan swasta sangat membantu program pemerintah. Kami berprinsip sesuai dengan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Partisipasi Semesta,” ungkapnya.

Untuk mendukung pengembangan kelas internasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga terus menyiapkan sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pelatihan guru Bahasa Inggris tingkat sekolah dasar.

Saat ini kami sudah melatih guru-guru Bahasa Inggris tingkat SD dan kami targetkan pada saatnya nanti tahun 2027 sudah mulai dilaksanakan dan semuanya bisa terpenuhi,” jelasnya.

Selain mendorong lahirnya kelas internasional di berbagai sekolah, pemerintah juga menyiapkan program Sekolah Unggul Garuda yang ditujukan bagi peserta didik dengan kemampuan akademik tinggi. Program tersebut diharapkan dapat melengkapi ekosistem pendidikan unggulan yang mampu menghasilkan lulusan berdaya saing internasional.

Abdul Mu’ti berharap semakin banyak sekolah yang berinovasi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, sehingga peserta didik Indonesia memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang dan bersaing di tingkat global tanpa harus meninggalkan tanah air. (YM/YM)


Post Views: 46

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *