0 3 min 2 mths
Jakarta Barat, 14 Juli 2026 – PT PLN (Persero) UP3 Cengkareng terus memperkuat budaya keselamatan kerja sebagai fondasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan briefing operasional harian yang dilanjutkan dengan inspeksi Alat Pelindung Diri (APD) serta pemeriksaan kelengkapan peralatan kerja Tim Pelayanan Teknik (Yantek) sebelum bertugas di lapangan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN memastikan setiap personel memiliki kesiapan fisik, mental, dan teknis sebelum melaksanakan pekerjaan. Selain mengulas rencana pekerjaan dan potensi risiko, briefing juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antarpetugas, mengingatkan kepatuhan terhadap prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kelengkapan APD, mulai dari helm keselamatan, sarung tangan berisolasi, sepatu keselamatan, body harness, rompi keselamatan, hingga peralatan kerja operasional. Seluruh perlengkapan dipastikan berada dalam kondisi layak pakai sehingga mampu mendukung pekerjaan secara aman, efektif, dan sesuai standar operasional.

Gambar Konten
Manager PLN UP3 Cengkareng, Andre Pratama Djatmiko memberikan arahan kepada seluruh personil tim Yantek saat Briefing sebagai bentuk penguatan komitmen dalam menjaga keandalan jaringan listrik dan kepuasan pelanggan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan budaya yang harus tertanam dalam setiap proses bisnis PLN dan menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal.

“Keselamatan bukan hanya sebuah prosedur, tetapi merupakan budaya yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh insan PLN. Dengan memastikan setiap petugas bekerja secara aman dan sesuai standar, kami dapat menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan jiwa manusia,” ujar Andy.

Andy menambahkan bahwa penguatan budaya K3 merupakan investasi jangka panjang yang mendukung keberlangsungan operasional PLN serta meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan perusahaan.

“Kami terus mendorong seluruh unit kerja untuk menjadikan disiplin keselamatan sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari. Personel yang profesional dan bekerja dengan mengedepankan aspek K3 akan mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan berkualitas dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jakarta,” tambah Andy.

Manager PLN UP3 Cengkareng, Andre Pratama Djatmiko, mengatakan bahwa briefing harian merupakan langkah preventif yang penting untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas dengan aman dan profesional.

“Briefing dan inspeksi APD merupakan rutinitas yang tidak boleh diabaikan. Kami ingin memastikan setiap petugas memahami risiko pekerjaan, menggunakan perlengkapan sesuai standar, serta memiliki kesiapan penuh sebelum turun ke lapangan. Dengan demikian, pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan berkualitas,” ujar Andre.

Melalui konsistensi pelaksanaan briefing operasional dan inspeksi APD, PLN UP3 Cengkareng terus memperkuat implementasi budaya Safety First dalam setiap aktivitas operasional. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal melalui sumber daya manusia yang kompeten, disiplin, serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.