0 4 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net – Sebanyak 12 atlet anggar Kudus mulai mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Tak sekadar ikut bertanding, kontingen anggar Kudus memasang target tinggi dengan membidik dua medali emas dari nomor andalannya.

Dua medali emas tersebut diharapkan lahir dari nomor foil individu dan beregu putra. Target itu menjadi tantangan bagi IKASI Kudus untuk meningkatkan capaian dibandingkan Porprov sebelumnya.

Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kudus sekaligus Pelatih Kepala Anggar Kudus, Imam Kuncoro, mengatakan program pemusatan latihan atau training camp (TC) telah dimulai sejak Agustus 2026. Para atlet menjalani latihan rutin empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu.

Program latihan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, penguasaan teknik, hingga kecepatan atlet sebagai bekal menghadapi persaingan di Porprov Jateng 2026.

“Persiapan sudah lebih dari 60 persen. Kami terus meningkatkan fisik, teknik, dan kecepatan atlet,” ujar Imam saat ditemui di arena pemusatan latihan atlet Anggar di Aula SMP Muhammadiyah 1 Kudus, Kamis (27/8/2026).

Dari 12 atlet yang disiapkan, tim putra akan turun di tiga nomor, yakni foil, epee, dan sabel. Sementara atlet putri akan berlaga di dua nomor, yaitu foil atau floret dan epee.

Menurut Imam, nomor foil menjadi sektor yang paling diandalkan untuk mendulang medali emas. Karena itu, persiapan atlet pada nomor tersebut terus mendapat perhatian khusus.

“Target kami dua emas dari nomor foil, individu dan beregu putra,” katanya.

Target tersebut menjadi peningkatan dari hasil yang diraih anggar Kudus pada Porprov 2023. Kala itu, kontingen Kudus berhasil membawa pulang lima medali yang terdiri atas dua perak dan tiga perunggu.

Porprov Jateng 2026 juga menjadi keikutsertaan keempat bagi cabang olahraga anggar Kudus. Dalam sejumlah penyelenggaraan sebelumnya, anggar Kudus mampu menunjukkan prestasi yang cukup konsisten dengan selalu membawa pulang medali.

Pada Porprov di Banyumas, kontingen anggar Kudus meraih dua perak dan tiga perunggu. Kemudian saat Porprov digelar di Solo, Kudus berhasil mencatatkan hasil terbaik dengan meraih dua emas, satu perak, dan dua perunggu. Sementara ketika Porprov berlangsung di Kudus, kontingen anggar kembali membawa pulang dua perak dan tiga perunggu.

Untuk komposisi atlet, mayoritas atlet yang dipersiapkan telah berusia 18 tahun ke atas. Tidak seluruhnya masih berstatus pelajar karena sebagian telah memasuki usia dewasa.

“Yang masih pelajar hanya dua. Satu tingkat SMP dan satu tingkat SMA,” jelas Imam.

Meski demikian, pembinaan atlet usia muda tetap terus dilakukan. Salah seorang atlet yang masih duduk di bangku SMP bahkan telah menekuni olahraga anggar sejak kelas 4 SD dan kini telah memenuhi persyaratan untuk tampil di ajang Porprov.

Dalam proses persiapan, IKASI Kudus juga menghadapi tantangan padatnya aktivitas para atlet selama Agustus sehingga program latihan belum dapat berjalan sepenuhnya maksimal. Namun, kontinuitas latihan tetap dijaga demi memastikan kondisi atlet terus meningkat.

Imam bahkan meminta seluruh atlet untuk tetap hadir dalam latihan setiap Sabtu, termasuk atlet yang sedang berada di luar kota.

“Kami tetap meminta semua atlet hadir latihan hari Sabtu, meskipun ada yang berada di luar kota,” ungkapnya.

Selain persoalan jadwal, keterbatasan peralatan juga masih menjadi perhatian dalam proses pembinaan. IKASI Kudus saat ini memiliki sekitar 25 senjata anggar, sementara jumlah atlet aktif mencapai sekitar 60 orang sehingga penggunaannya harus dilakukan secara bergantian.

Program latihan pun diatur berdasarkan kelompok usia dan kemampuan atlet. Saat ini, hanya tiga pelatih yang menangani sekitar 60 atlet aktif di IKASI Kudus.

Imam berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus dan KONI dapat terus diberikan, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana latihan. Dengan persiapan yang semakin matang dan dukungan peralatan yang memadai, ia optimistis prestasi anggar Kudus dapat terus meningkat di Porprov Jateng 2026.

“Kami berharap peralatan yang dibutuhkan bisa terpenuhi karena perkembangan anggar di Kudus semakin baik,” pungkasnya. (YM/YM)


Post Views: 42

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *