0 3 min 12 hrs

KUDUS, Liputan7.Net – Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kabupaten Kudus menggelar Sarasehan Kebangsaan dalam rangka memperingati HUT FKPPI ke-48 sekaligus Hari Tani Nasional ke-66, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pendapa Wakil Bupati Kudus tersebut mengusung tema “Bersama FKPPI Bersama Petani, Mewujudkan Bangsa yang Berdaulat, Mandiri dan Sejahtera.” Acara diikuti anggota FKPPI, perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), serta sejumlah tamu undangan dari organisasi dan dinas terkait.

Dalam Sarasehan Kebangsaan tersebut, diskusi dipandu oleh Ketua FKPPI Kabupaten Kudus, Triko Irianto. Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Kabid Pertanian Isnuroso dan Rochmat Taufiq, yang membahas berbagai hal terkait sektor pertanian serta upaya memperkuat ketahanan pangan.

Johny Dwi Harjhono , Ketua Dewan Penasehat FKPPI mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya FKPPI mendukung program pembinaan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini kegiatan dalam rangka HUT FKPPI ke-48 dan kami ikut merayakan Hari Tani Nasional ke-66. Ini merupakan program kami untuk ikut mendukung pembina FKPPI, yaitu Panglima TNI dan Kapolri, terkait ketahanan pangan,” kata Joni yang juga selaku Ketua Panitia HUT FKPPI ke 48.

Menurutnya, FKPPI ingin turut membantu pemerintah dalam mendorong sektor pertanian, termasuk mendukung pemasaran hasil pertanian. Dengan demikian, para petani diharapkan semakin bersemangat meningkatkan produksi pangan di wilayah masing-masing.

Joni menuturkan, ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat dan para petani. Peningkatan produktivitas dinilai penting agar kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil produksi dalam negeri.

“Kami berharap para petani bisa meningkatkan produktivitasnya dengan semangat yang tinggi. Mudah-mudahan kebutuhan bangsa dan negara kita untuk pangan bisa tercukupi, sehingga tidak perlu bergantung pada pasokan dari luar negeri,” ujarnya.

Selain membahas ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi FKPPI untuk memperkuat kembali organisasi serta meningkatkan peran di tengah masyarakat.

Joni berharap momentum HUT ke-48 dapat menjadi titik kebangkitan FKPPI untuk kembali aktif memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Harapannya, mudah-mudahan FKPPI ini bangkit kembali seperti tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Dalam sarasehan tersebut, peserta yang hadir terdiri atas sekitar 40 anggota FKPPI, 40 perwakilan HKTI, serta sekitar 20 tamu undangan dari berbagai instansi dan pihak terkait.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat sinergi antara FKPPI dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan serta mendorong pertanian yang lebih produktif dan mandiri di Kabupaten Kudus. (AS/YM)


Post Views: 4

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *