KUDUS, Liputan7.Net – Sebanyak 500 warga mengikuti program tebus sembako murah yang digelar PT Jaleca Tri Tunggal dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-477 Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut berlangsung di area PT Jaleca Tri Tunggal, Jalan Lingkar Utara Nomor 18, Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kudus, Minggu (27/9/2026).
Peserta kegiatan mayoritas berasal dari desa-desa di sekitar perusahaan, meliputi Desa Panjang, Gondangmanis, Bacin, Dersalam, dan Karangbener. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus turut memeriahkan momentum Hari Jadi Kudus.
Founder Jaleca Sancaya yang juga Vice Direktur PT Jaleca Tri Tunggal, Leon Rudi Wisanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian yang digelar perusahaan dalam menyambut Hari Jadi Kudus ke-477.
“Ini merupakan kegiatan ketiga kami dalam rangka memperingati ulang tahun Kudus ke-477. Kami mengusung semangat Urip-Uripi. Kalau sebelumnya ikut merayakan bersama masyarakat, kali ini kami ingin berbagi berkah dengan warga sekitar,” ujarnya.
Dalam program tersebut, masyarakat dapat memperoleh paket sembako dengan harga tebus yang telah disubsidi. Harga paket berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp70 ribu, tergantung jenis paket yang disediakan.
Paket sembako yang diberikan berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, telur, mi, dan minyak goreng. Salah satu paket juga ditawarkan dengan harga Rp47.700, menyesuaikan dengan angka Hari Jadi Kabupaten Kudus yang ke-477.
Leon berharap kegiatan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian warga.
“Harapannya tentu kegiatan ini bisa membantu masyarakat. Apalagi dalam kondisi ekonomi seperti sekarang, mudah-mudahan tebus murah ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga,” katanya.
Ia menyebut kegiatan tebus sembako murah tersebut merupakan program yang baru pertama kali dilakukan dengan konsep seperti itu. Ke depan, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menurut Leon, kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian dari komitmen PT Jaleca Tri Tunggal. Perusahaan ingin kehadirannya tidak hanya dirasakan melalui aktivitas usaha, tetapi juga lewat kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.
“Kegiatan seperti ini akan terus bergulir. Sesuai komitmen PT Jaleca Tri Tunggal, kami selalu peduli dan akan terus peduli kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Direktur PT Jaleca Tri Tunggal, Sandung Hidayat, menjelaskan bahwa penentuan warga penerima kupon dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa setempat.
“Untuk pemilihan penerima, kami serahkan kepada kepala desa. Jadi diharapkan penerimanya memang masyarakat yang kondisi ekonominya membutuhkan,” jelasnya.
Pada pelaksanaan perdana ini, sasaran program masih difokuskan kepada masyarakat di sekitar perusahaan. Selain Bacin, penerima juga berasal dari Desa Dersalam, Karangbener, Gondangmanis, dan Panjang.
Sandung mengatakan tidak menutup kemungkinan kegiatan tersebut diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Kudus. Namun, untuk tahap awal, perusahaan memilih memprioritaskan masyarakat yang berada di lingkungan terdekat.
“Untuk sementara kami menyasar tetangga terdekat. Ke depan harapannya bisa menjangkau wilayah yang lebih luas di Kabupaten Kudus,” katanya.
Ia berharap program tebus sembako murah dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam membantu masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.
“Dengan adanya tebus murah ini, semoga bisa meringankan masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah. Kami akan mengambil momentum-momentum yang tepat karena kegiatan seperti ini cukup bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (AS/YM)
Post Views: 5
