0 4 min 7 hrs

KUDUS, Liputan7.Net – Pengalaman manajemen Pijar Park dalam mengelola destinasi wisata tak lagi diragukan. Kawasan wisata Pijar Park bahkan tercatat menjadi destinasi wisata nonreligi dengan tingkat kunjungan tertinggi di Kabupaten Kudus, capaian yang kini menjadi salah satu rekam jejak manajemen tersebut untuk mengembangkan sejumlah destinasi wisata daerah, salah satunya kawasan Museum Kretek.

Kepercayaan tersebut membawa Pijar Park pada pengelolaan sejumlah aset wisata di Kudus. Selain Museum Kretek, manajemen tersebut juga mendapat kepercayaan dalam pengembangan destinasi lainnya, termasuk Taman Ria Colo.

Di kawasan Museum Kretek, konsep pengembangan mulai disiapkan agar destinasi tersebut tidak hanya menawarkan wisata sejarah. Kawasan ini diarahkan menjadi tempat rekreasi keluarga yang memadukan edukasi, hiburan dan pengalaman wisata.

Yusuf, CEO Pijar Park selaku investor kawasan Museum Kretek, mengatakan pihaknya optimis akan melakukan sejumlah make over wajah Museum dalam hal wahana dan sarana rekreasi. Salah satu konsep yang tengah disiapkan yakni VW Safari City Tour. Wisatawan nantinya dapat menggunakan kendaraan Volkswagen (VW) untuk berkeliling menuju sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Kudus.

Yusuf, CEO Pijar Park yang kini juga menjadi investor kawasan Museum Kretek (Foto: YM)

“Wisatawan kadang bingung mau ke mana. Jadi nanti kita bisa jemput bola dengan VW itu, mengenalkan museum, mengenalkan Menara dan tempat-tempat lainnya,” kata Yusuf baru-baru ini.

Layanan tersebut nantinya menggunakan sistem reservasi. Wisatawan dapat menentukan tujuan yang ingin dikunjungi, kemudian manajemen menyiapkan paket perjalanan sesuai destinasi yang dipilih.

Bahkan, layanan VW Safari tersebut dirancang dapat menjemput wisatawan dari hotel. Rutenya dapat menghubungkan Museum Kretek dengan Menara Kudus, sejumlah destinasi religi, UMKM, pasar hingga kawasan persawahan.

“Nanti dibuat bisa jemput ke hotel. Tinggal reservasi mau ke mana, nanti kita siapkan paket-paketnya,” ujarnya.

Yusuf mengatakan konsep VW Safari tersebut masih dalam tahap persiapan. Mekanisme reservasi, paket perjalanan, rute hingga bentuk kerja sama dengan hotel dan pelaku usaha pariwisata lainnya masih akan disusun lebih lanjut.

Sementara itu, Manajer Museum Kretek Garden, Pujiharto, mengatakan pembenahan kawasan Museum Kretek akan dimulai secara serentak pada Kamis (1/10/2026).

Tahap awal hingga akhir tahun akan difokuskan pada penataan fasilitas kolam renang atau waterpark. Pengelola juga akan memaksimalkan lahan Museum Kretek Garden yang mencapai sekitar 2,5 hektare.

“Langkah awal kami fokus menata kembali waterpark. Ada beberapa fasilitas yang memang perlu segera kita perbaiki,” kata Pujiharto.

Selain waterpark, pengelola menyiapkan kegiatan rutin setiap Sabtu dan Minggu. Agenda tersebut meliputi lomba burung berkicau, pentas musik hingga pertunjukan seni lokal.

Area luar museum juga akan ditambah wahana permainan keluarga, salah satunya bumper car atau mobil bom-bom.

“Kami berusaha melengkapi kawasan ini dengan permainan baru yang menarik konsumen. Langkah awal ini akan kita kebut sampai akhir tahun,” tegasnya.

Untuk menghadirkan VW Safari City Tour, Pujiharto mengatakan pihaknya tengah berdiskusi dengan komunitas VW dari berbagai daerah.

“Kami sedang melobi agar Kudus bisa segera memiliki City Tour sendiri,” lanjutnya.

Pembenahan tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang menyerahkan pengelolaan sebagian area museum kepada pihak swasta.

Nilai sewa pengelolaan tersebut ditetapkan berdasarkan penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sebesar Rp353 juta per tahun.

Dengan pengembangan tersebut, Museum Kretek diharapkan memiliki wajah baru sebagai destinasi wisata terpadu. Bukan hanya menjadi tempat untuk mengenal sejarah kretek, tetapi juga menawarkan rekreasi keluarga serta menjadi salah satu pintu masuk bagi wisatawan untuk menjelajahi berbagai potensi wisata Kabupaten Kudus. (YM/YM)


Post Views: 23

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *