Kudus, Liputan7.Net – Warga Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, kini memiliki hiburan baru setelah hampir satu dekade tidak digelar pasar malam di wilayah tersebut. Gelaran “Gebyar Mejobo Kudus 2026 Diana Ria” resmi dibuka di Lapangan Gelanggang Pancasila Mejobo mulai 7 Mei hingga 7 Juni 2026 dengan menghadirkan puluhan wahana modern serta deretan pelaku UMKM lokal.
Pasar malam yang berlokasi di seberang Kantor Kecamatan Mejobo itu dibuka setiap hari mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB. Masyarakat dapat masuk secara gratis dan hanya dikenakan biaya parkir kendaraan.
Panitia acara, Agus Wariono, mengatakan gelaran tersebut sengaja dihadirkan untuk menjawab kerinduan masyarakat terhadap hiburan rakyat yang sudah lama tidak hadir di Mejobo.
“Di Lapangan Gelanggang Pancasila ini selama kurun waktu hampir 10 tahun belum pernah ada hiburan, khususnya pasar malam. Jadi kami selaku panitia bersama pimpinan Diana Ria mengadakan pagelaran di Kecamatan Mejobo,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, momentum tradisi apitan serta libur sekolah menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan hiburan keluarga bagi masyarakat sekitar.
“Karena Kecamatan Mejobo ini perlu hiburan, khususnya anak-anak sekolah yang sedang masa hiburan dan liburan. Mohon doanya semoga tidak hujan terus supaya ramai,” katanya.
Tak hanya menyuguhkan hiburan, pasar malam tersebut juga menjadi ruang perputaran ekonomi warga. Panitia menyediakan sekitar 60 hingga 70 tenda UMKM yang diisi pelaku usaha lokal maupun pedagang dari wilayah sekitar Kudus.
“UMKM kurang lebih ada sekitar 60 sampai 70 tenda yang sudah disediakan. Baik lokal sini maupun dari wilayah-wilayah terdekat sudah kami akomodir,” jelas Agus.
Berbagai wahana permainan modern turut meramaikan kawasan pasar malam. Mulai dari rainbow slide, bianglala, kincir angin, ombak banyu, kora-kora, komedi putar, ontang-anting, tong setan, trampolin, rumah hantu hingga arena permainan anak lainnya.
“Untuk permainannya komplit. Karena memang di sini sudah lama tidak ada hiburan, jadi kita lengkapi untuk menghibur warga Mejobo dan sekitarnya,” terangnya.
Harga tiket setiap wahana rata-rata dibanderol Rp 10 ribu untuk anak-anak maupun dewasa. Sementara biaya parkir sepeda motor dipatok Rp 3 ribu.
“Biaya masuk free, hanya untuk parkir sepeda motor dikenakan Rp 3 ribu. Kita bikin semurah-murahnya,” ungkapnya.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, area parkir disediakan di dalam lapangan dan dikelola bersama panitia desa setempat.
“Parkirnya di dalam lapangan yang dikelola oleh panitia desa,” tambahnya.
Panitia juga memastikan seluruh wahana yang beroperasi telah menjalani uji kelayakan guna menjamin keamanan pengunjung selama pasar malam berlangsung.
“Untuk wahana juga kita sediakan yang modern dan untuk keamanan insyaallah sudah diuji kelayakannya,” pungkasnya. (YM/YM)
Post Views: 4
