0 5 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Ribuan pebulu tangkis muda dari berbagai daerah di Indonesia kembali mendapat peluang meniti jalan menuju level elite nasional setelah Bakti Olahraga Djarum Foundation resmi membuka Audisi Umum PB Djarum 2026.

Ajang pencarian bakat tahunan tersebut tahun ini digelar di tiga kota yakni Pekanbaru, Makassar, dan Kudus, dengan fokus menjaring atlet usia dini bermental juara.

Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencetak generasi emas bulutangkis Indonesia.

Audisi akan dimulai di Pekanbaru pada 7–12 Juli 2026, dilanjutkan di Makassar pada 4–9 Agustus 2026, dan puncaknya berlangsung di Kudus pada 8–13 September 2026.

Di Pekanbaru, audisi akan berlangsung di GOR Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki. Sementara di Makassar digelar di GOR Dafest, Kecamatan Biringkanaya. Sedangkan di Kudus kembali dipusatkan di GOR Djarum, Kecamatan Jati.

Tahun ini, PB Djarum membuka seleksi untuk tiga kelompok usia yakni U-11 bagi peserta kelahiran 2016–2018, KU 11 untuk peserta kelahiran 2015, dan KU 12 bagi peserta kelahiran 2014. Audisi dibuka untuk kategori putra maupun putri.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan, perluasan kota penyelenggaraan dilakukan untuk menjaring lebih banyak talenta muda dari luar Pulau Jawa.

Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Namun pada tahun-tahun sebelumnya kami juga sempat menggelar ke berbagai kota, bahkan sampai sembilan kota. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi,” ujarnya.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto menegaskan proses seleksi tetap dilakukan secara ketat dan kompetitif demi menemukan atlet dengan kualitas istimewa.

Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara. Kombinasi tersebut penting untuk membentuk atlet dengan kualitas super yang mampu bersaing di level tertinggi,” jelasnya.

Tim pencari bakat tahun ini juga diperkuat sejumlah pelatih dan legenda bulutangkis Indonesia, termasuk Hendrawan sebagai Koordinator Atlet Putri dan Leonard Holvy de Pauw sebagai Koordinator Atlet Putra.

Hendrawan yang baru bergabung bersama PB Djarum tahun lalu mengaku antusias terlibat dalam proses audisi tahun ini. Menurutnya, audisi menjadi langkah proaktif untuk menemukan talenta sejak usia dini.

Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus,” katanya.

Ia juga menilai perubahan sistem skor baru dari BWF menjadi 15 poin x 3 game mulai Januari 2027 membuat aspek teknik menjadi semakin penting, khususnya untuk atlet putri.

Ke depan dengan format permainan yang cenderung lebih cepat, faktor teknik menjadi semakin penting. Untuk atlet putri, kami melihat penguasaan teknik, footwork, dan kontrol lapangan sebagai aspek utama,” jelas Hendrawan.

Sementara itu, Leonard Holvy de Pauw menegaskan sektor putra akan lebih menitikberatkan pada kemampuan dasar teknik, agresivitas, kecerdasan bermain, serta daya tahan fisik.

Kami mencari pemain yang punya basic kuat, agresif, dan endurance tinggi. Tapi yang paling penting adalah atlet yang smart dan punya fighting spirit,” paparnya.

Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 Pekanbaru, Jolin Angelia turut mengajak calon peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

Menurut saya, audisi ini adalah kesempatan besar untuk memulai perjalanan sebagai atlet bulutangkis. Jadi persiapkan diri sebaik mungkin, latihan yang intensif, dan tunjukkan kemampuan terbaik saat di lapangan,” ujarnya.

Tahapan seleksi Audisi Umum PB Djarum 2026 akan diawali screening dengan sistem gugur satu game hingga poin 21 tanpa deuce. Peserta yang lolos kemudian melanjutkan ke tahap turnamen.

Untuk pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar, Super Tiket diberikan kepada juara putra dan putri. Sedangkan di Kudus, Super Tiket sektor putra diberikan kepada semifinalis dan sektor putri kepada finalis. Mereka selanjutnya mengikuti tahap karantina.

Tahap karantina berlangsung selama empat minggu mulai 14 September hingga 9 Oktober 2026 dengan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober 2026. Pengumuman hasil akhir Audisi Umum PB Djarum 2026 dijadwalkan pada 10 Oktober 2026. Peserta yang lolos akan memperoleh Djarum Beasiswa Bulutangkis dan resmi bergabung bersama PB Djarum.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi PB Djarum https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis dan telah dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB.

Peserta yang lolos tahap administrasi wajib melakukan daftar ulang pada 8 September 2026 pukul 09.00–15.00 WIB sebelum mengikuti tahapan seleksi di Kudus. (YM/YM)


Post Views: 1



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *