0 4 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Komunitas Belajar (Kombel) Bergema resmi diluncurkan di Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus pada Jumat (8/5/2026). Launching yang digagas Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Mejobo bersama Korwilcam Pendidikan Mejobo itu diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkuat mutu pendidikan di wilayah Kecamatan Mejobo.

Peresmian tersebut dihadiri jajaran guru sekolah dasar, pengurus KKG, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Kudus.

Staff Kurikulum Disdikpora Kudus, Rohmat mengatakan, pembentukan Kombel Bergema menjadi wadah kolaborasi guru untuk belajar bersama dan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Tujuan launching Kombel Bergema ini untuk meningkatkan mutu kompetensi guru melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, potensi belajar guru semakin meningkat dan berdampak pada kualitas pendidikan, khususnya di Kecamatan Mejobo,” ujarnya saat diwawancarai di sela kegiatan.

Menurutnya, keberadaan komunitas belajar tersebut juga menjadi sarana memperkuat semangat “belajar bareng, pintar bareng” di kalangan guru. Dengan demikian, amanah yang dibangun dalam komunitas dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

Sementara itu, Korwilcam Pendidikan Mejobo, Masrukan menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya Kombel Bergema yang diharapkan mampu memberi dampak positif bagi seluruh guru di wilayah Mejobo.

Ia menjelaskan, komunitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pengurus, melainkan seluruh guru agar bisa saling berbagi inovasi, kreativitas, dan praktik baik dalam pembelajaran.

“Muara dari semuanya adalah terpenuhinya hak-hak anak dalam menerima pembelajaran yang berkualitas. Guru harus terus berinovasi dan kreatif agar proses belajar semakin baik,” katanya.

Masrukan menambahkan, berbagai kegiatan pelatihan nantinya akan digelar untuk mendukung pengembangan kompetensi guru, mulai dari pelatihan coding, pembelajaran mendalam, hingga berbagi praktik baik antarguru.

“Kita juga akan responsif terhadap program pemerintah. Apa pun program yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan akan kita ikuti bersama,” imbuhnya.

Ketua Persatuan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Djoko Mulyono mengatakan, sebelum pelatihan dilaksanakan kepada guru, para pengurus Kombel terlebih dahulu mengikuti Training of Trainer (TOT) sebagai fasilitator.

Melalui TOT tersebut, fasilitator akan mempelajari materi yang nantinya disampaikan kepada guru di delapan gugus sekolah sehingga materi yang diterima dapat seragam dan terstruktur.

“Program ini tidak sekadar pelatihan, tetapi harus berdampak dan berkelanjutan. Karena itu digunakan sistem in-on-in, di mana guru belajar melalui pelatihan langsung, dilanjutkan pembelajaran mandiri melalui learning management system, kemudian berbagi praktik baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, program pelatihan akan difokuskan pada penguatan kompetensi guru, seperti implementasi Kurikulum Merdeka, pembelajaran coding, hingga penguatan karakter dan kompetensi siswa.

“Kalau guru sudah menguasai pembelajaran yang menjadi kebijakan pemerintah, maka implementasinya kepada siswa juga akan lebih baik, baik secara akademik maupun non-akademik,” terangnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Kombel Bergema, Eko Mardiana menjelaskan, pembentukan komunitas belajar dilatarbelakangi kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan di tengah tantangan globalisasi dan transformasi digital.

Menurutnya, guru saat ini dituntut tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pembelajar yang terus berkembang sesuai kebutuhan murid dan perkembangan zaman.

“Kombel menjadi ruang kolaboratif bagi guru untuk saling bertukar gagasan, berbagi pengalaman, serta membangun inovasi pembelajaran secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Kombel Bergema, pihaknya berharap tercipta budaya belajar sepanjang hayat di kalangan guru, sekaligus memperkuat sinergi antara guru, kepala sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Mejobo.

Selain itu, komunitas belajar tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi pendidikan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah dasar. (AS/YM)


Post Views: 1



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *