0 3 min 7 mths

Kudus, Liputan7.Net – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat terus dilakukan aparat kepolisian. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polsek Kudus Kota selama dua hari, Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di depan Mako Polsek Kudus Kota di Jalan Lingkar Utara, Desa Singocandi tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga tampak mendatangi lokasi untuk membeli minyak goreng Minyakita dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk intervensi pasar yang dilakukan jajaran kepolisian melalui Primkoppol guna menjaga kestabilan harga minyak goreng di pasaran.

“Gerakan pangan murah ini kami lakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga agar harga di pasar tetap stabil,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam membantu meringankan beban ekonomi warga.

Untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran, pihak kepolisian menerapkan sejumlah aturan dalam pembelian. Setiap warga yang ingin membeli minyak goreng diwajibkan membawa KTP asli, dengan pembatasan maksimal satu karton untuk setiap KTP atau Kartu Keluarga.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk menghindari praktik pemborongan atau penimbunan oleh pihak tertentu sehingga distribusi minyak goreng dapat dinikmati lebih banyak masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, sebanyak 250 karton Minyakita atau setara 3.000 liter berhasil terjual habis. Minyak goreng tersebut dijual dengan harga Rp15.700 per liter, lebih murah dibandingkan harga yang beredar di sejumlah pasar.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean warga yang tetap tertib di bawah pengawasan jajaran Polsek Kudus Kota. Kegiatan juga dipantau langsung oleh Wakapolsek bersama para kepala unit untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kegiatan yang berakhir pada Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB itu berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Diharapkan, langkah ini dapat membantu menekan laju inflasi daerah sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil di wilayah Kudus Kota. (AS/YM)


Post Views: 11



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *