Jateng, Liputan7.Net – Antusiasme warga menyambut program Warteg Gratis dari Alfamart terlihat begitu tinggi. Di salah satu lokasi pembagian di Jalan Penjawi, Kelurahan Pati Lor, Kabupaten Pati, paket makanan berbuka puasa yang dibagikan bahkan habis dalam waktu kurang dari 10 menit setelah mulai didistribusikan.
Sejak sore hari, masyarakat sudah berdatangan dan mengantre di sekitar warung untuk mendapatkan paket makanan berbuka secara cuma-cuma. Suasana warung yang biasanya sederhana mendadak ramai, dipenuhi warga yang menunggu giliran menerima paket makanan menjelang waktu magrib.
Program Warteg Gratis Alfamart 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Alfamart, WINGS Group, dan Bank Aladin Syariah. Melalui program tersebut, sebanyak 60.000 paket makanan berbuka puasa dibagikan secara gratis kepada masyarakat di 34 kota selama bulan Ramadan.
Salah satu mitra UMKM yang terlibat adalah Warung New Penjawi milik Wahyu Indri Astuti di Pati. Setiap hari selama Ramadan, ia menyiapkan puluhan paket makanan yang dikemas dalam kotak untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Wahyu mengaku bersyukur karena usahanya dipercaya menjadi bagian dari program sosial tersebut. Selain dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, program ini juga memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha warungnya.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut dalam program ini. Selain bisa berbagi dengan masyarakat, usaha warung juga terbantu dari sisi pemasukan selama Ramadan,” ujarnya.
Dari dapur kecil di belakang warung, ia bersama tim menyiapkan berbagai menu berbuka puasa yang kemudian dibagikan kepada warga. Dalam setiap paket makanan, penerima juga mendapatkan bingkisan produk dari WINGS Group.
Selain Warung New Penjawi di Pati, program serupa juga digelar di sejumlah daerah lain di Jawa Tengah, seperti Warung Pecel Daun Jati milik Kismiati di kawasan Alun-Alun Blora serta Warung Bata Merah milik Yessy Ekwati di Jalan Majapahit, Sidowayan, Kabupaten Rembang.
Di setiap warung mitra, pembagian dilakukan selama 10 hari dengan jumlah sekitar 55 paket setiap hari. Dengan melibatkan tiga warung di wilayah tersebut, pembagian paket berbuka puasa berlangsung sepanjang Ramadan.
Yessy Ekwati mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Bahkan sebelum waktu pembagian dimulai, warga sudah mulai mengantre untuk mendapatkan paket makanan.
“Saking antusiasnya warga, biasanya tidak sampai 10 menit paketnya sudah habis. Banyak yang sudah datang sejak sekitar pukul setengah empat sore,” katanya.
Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, menjelaskan bahwa program Warteg Gratis merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan kegiatan sosial yang berkelanjutan.
Menurutnya, program yang telah berjalan sejak 2021 tersebut setiap tahun terus diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Tahun ini sebanyak 60.000 paket makanan berbuka puasa dibagikan di 34 kota selama Ramadan. Kami juga melibatkan 102 UMKM warteg sebagai mitra penyedia makanan,” jelasnya.
Solihin menambahkan, keterlibatan pelaku usaha kecil dalam program ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang.
Bahkan, keterlibatan ratusan warung makan tersebut mendapat pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Penyajian Paket Buka Puasa oleh Warung Makan Terbanyak”.
Tak hanya itu, program Warteg Gratis tahun ini juga dilengkapi dengan kehadiran mobil food truck yang berkeliling membagikan paket berbuka puasa di beberapa kota seperti Tangerang, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Alfamart berharap program Warteg Gratis dapat terus menebarkan kebaikan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. (AS/YM)
Post Views: 10
