0 4 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Industri kreatif berbasis animasi di Kabupaten Kudus terus menunjukkan geliat positif. Sebanyak sembilan film animasi karya siswa kelas XII jurusan animasi SMK Raden Umar Said (RUS) diputar dalam ajang Gala Premiere and Animation Exhibition (GREXTION 2026) yang digelar di studio sekolah setempat, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tahunan tersebut menjadi panggung apresiasi sekaligus pembuktian kualitas karya para siswa sebelum mereka lulus. Film-film yang ditampilkan mengangkat tema lingkungan dan kemanusiaan dengan standar produksi layaknya industri kreatif profesional.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang hadir dalam acara tersebut mengaku bangga melihat kemampuan para siswa SMK RUS dalam menghasilkan karya animasi berkualitas.

“Anak-anak kelas 12 menampilkan karya-karyanya dan alhamdulillah saya lihat semuanya bagus-bagus. Ini adalah potensi pendidikan animasi di SMK RUS yang sangat luar biasa. Kami bangga dan memberikan apresiasi kepada SMK RUS yang telah menciptakan generasi-generasi animasi yang hebat,” ujar Sam’ani.

Menurutnya, perkembangan dunia animasi saat ini sangat relevan dengan era digitalisasi dan perkembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) maupun Information Technology (IT).

Ia berharap para lulusan SMK RUS nantinya mampu bersaing di dunia kerja sekaligus menciptakan peluang ekonomi kreatif baru di tengah masyarakat.

“Semoga setelah mereka lulus dan bekerja di mana pun, mereka bisa menciptakan tenaga kerja serta membangkitkan ekonomi kreatif di sekitarnya,” lanjutnya.

Sam’ani juga menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus terhadap pengembangan pendidikan kreatif, termasuk rencana pembangunan SMP Raden Umar Said Internasional yang digagas yayasan.

Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut dapat menjadi jalur pembinaan talenta animasi sejak usia dini sehingga potensi siswa bisa diasah lebih awal.

Selain itu, ia turut mengapresiasi dukungan Djarum Foundation yang dinilai konsisten membantu pengembangan pendidikan kreatif di SMK RUS.

Sementara itu, Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Raden Umar Said, Soetjipto BA menjelaskan bahwa program SMP internasional tersebut dirancang untuk memperkenalkan dunia animasi kepada siswa sejak jenjang SMP.

“SMP Raden Umar Said Internasional yang akan kami programkan itu bermaksud menyiapkan siswa agar sejak SMP sudah mengenal dunia animasi dan nantinya terkoneksi dengan SMK RUS,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang siap berkembang di industri kreatif digital.

“Kami berharap nantinya lahir bibit-bibit unggul yang benar-benar siap melanjutkan ke SMK RUS dan berkembang menjadi animator profesional,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Konsentrasi Keahlian Animasi Tiga Dimensi SMK RUS, Rico Andriansyah mengatakan GREXTION merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang penayangan film tugas akhir siswa jurusan animasi.

“GREXTION adalah event tahunan di SMK RUS, di mana kami menyelenggarakan gala premiere film hasil karya tugas akhir siswa. Anak-anak yang akan lulus wajib membuat satu film animasi yang layak ditonton publik, bisa masuk festival, dan memenuhi standar industri,” jelasnya.

Tahun ini, sebanyak 166 siswa kelas XII dibagi menjadi sembilan kelompok produksi untuk menghasilkan sembilan film animasi dengan durasi tiga hingga tujuh menit.

“Tahun ini ada sembilan kelompok dan dari sembilan kelompok itu mereka memproduksi sembilan film. Satu kelompok terdiri dari sekitar 18 sampai 19 siswa,” katanya.

Rico menambahkan, tema lingkungan dan kemanusiaan dipilih agar karya para siswa tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan sosial yang kuat.

“Tema tahun ini mengangkat lingkungan dan kemanusiaan. Kami ingin karya-karya ini memberi dampak, masukan kepada masyarakat, dan bisa menyentuh hati penonton,” pungkasnya. (YM/YM)


Post Views: 56

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *