Regional, Liputan7.Net – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap aman selama momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan libur panjang akhir Mei 2026. Untuk menjaga kestabilan pasokan, Pertamina menambah distribusi lebih dari 1,5 juta tabung LPG subsidi.
Tambahan pasokan yang disiapkan mencapai 1.567.660 tabung atau setara sekitar 99,31 persen dari konsumsi normal harian di wilayah Jateng dan DIY. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha, terutama untuk aktivitas memasak skala rumah tangga maupun kegiatan kurban.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa penambahan pasokan dilakukan melalui dua mekanisme distribusi, yakni fakultatif dan extra dropping.
Menurutnya, penyaluran fakultatif dilakukan sebanyak 1.048.440 tabung pada 27 Mei 2026. Skema ini diterapkan untuk menambah distribusi pada hari libur atau tanggal merah di luar jadwal pengiriman reguler.
“Tambahan distribusi ini dilakukan agar stok LPG 3 kilogram tetap tersedia di pangkalan meskipun terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat selama libur panjang dan Idul Adha,” ujarnya, Minggu (25/5/2026).
Selain itu, Pertamina juga menyiapkan extra dropping sebanyak 519.220 tabung yang disalurkan pada pekan keempat Mei 2026. Penambahan ini dilakukan untuk memperkuat stok di tingkat pangkalan secara lebih cepat menjelang meningkatnya konsumsi masyarakat.
Taufiq menyebutkan, dari total tambahan pasokan tersebut, sebanyak 1.087.860 tabung dialokasikan untuk wilayah Jawa Tengah dan 479.800 tabung untuk DIY.
“Kami ingin masyarakat merasa tenang dan nyaman karena stok LPG 3 kilogram tersedia dengan aman selama perayaan Idul Adha,” katanya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi Pertamina sehingga harga yang diperoleh tetap sesuai ketentuan pemerintah dan stok lebih terjamin.
Di sisi lain, masyarakat yang tergolong mampu juga diminta beralih menggunakan LPG non subsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram agar distribusi subsidi lebih tepat sasaran.
“Meskipun stok kami tambah, masyarakat tetap kami minta bijak menggunakan energi dan membeli LPG 3 kilogram sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Untuk memudahkan masyarakat mencari pangkalan resmi terdekat, Pertamina menyediakan layanan informasi melalui laman subsidi tepat LPG MyPertamina.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran distribusi energi, khususnya pada momen hari besar keagamaan yang biasanya diikuti lonjakan konsumsi masyarakat. (AS/YM)
Post Views: 52
