Regional, ISKNEWS.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta Industri Jasa Keuangan (IJK) untuk membangun ekosistem keuangan yang inklusif guna mendukung pengembangan pangan lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Kolaborasi Literasi dan Inklusi Keuangan (KLIK) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dirangkaikan dengan Business Matching Produk Pangan Lokal Kabupaten Magelang. Kegiatan bertema Penguatan Ekosistem Keuangan Inklusif untuk Mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah dan Program Makan Bergizi Gratis itu digelar di Kabupaten Magelang, Rabu (8/7).
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Akta Kesepakatan Bersama Pengembangan Ekosistem Keuangan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Kabupaten Magelang. Kesepakatan itu menjadi bentuk sinergi antarpemangku kepentingan untuk memperkuat akses pembiayaan, memperkokoh rantai pasok pangan lokal, serta memperluas layanan keuangan bagi sektor-sektor produktif.
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kesepakatan bersama itu diharapkan menjadi pijakan dalam menghadirkan program-program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan bagi pengembangan ekonomi daerah.
Ia menambahkan, kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, IJK, serta pelaku usaha pangan diharapkan mampu menjadi model pengembangan ekosistem yang menghubungkan sektor pangan lokal dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sinergi tersebut juga diyakini dapat memperluas akses keuangan sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok pangan di Jawa Tengah.
Melalui kegiatan ini, OJK bersama TPAKD, pemerintah daerah, dan IJK berupaya meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat. Selain itu, kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memperluas akses terhadap pembiayaan dan layanan jasa keuangan bagi pelaku usaha di sektor pangan lokal.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari SPPG se-Kabupaten Magelang, yayasan mitra SPPG, kelompok tani, peternak ayam petelur, pelaku Industri Jasa Keuangan, pemerintah daerah, hingga berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan sektor pangan.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi yang mewakili Bupati Magelang, Pengarah Bidang Pertanian Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Sarworini, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Fanny Rifqy El Fuad, Direksi PT BPD Jawa Tengah Mas Waris, serta pimpinan sejumlah perusahaan jasa keuangan.
Sarworini berharap kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan, tetapi mampu menghasilkan langkah nyata untuk memperkuat rantai pasok pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM, sekaligus mendukung keberhasilan Program MBG di Jawa Tengah.
Sementara itu, Nanda Cahyadi Pribadi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Magelang dalam memperkuat ekosistem pangan lokal melalui pemberdayaan petani, peternak, serta pelaku usaha pangan. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan Industri Jasa Keuangan agar akses pembiayaan dan layanan keuangan formal semakin mudah dijangkau masyarakat.
Selain mempertemukan pelaku usaha melalui sesi business matching, kegiatan tersebut juga menghadirkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pembiayaan, asuransi, investasi yang legal, hingga pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan. Materi itu diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendorong pengembangan komoditas pangan lokal secara berkelanjutan.
Melalui sinergi tersebut, OJK bersama pemerintah daerah, TPAKD, dan Industri Jasa Keuangan berharap tercipta ekosistem keuangan yang semakin inklusif sehingga mampu memperluas akses pembiayaan sektor produktif, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung keberhasilan Program Pengembangan Ekonomi Daerah dan Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Tengah. (AS/YM)
Post Views: 76
