0 4 min 1 hr

KUDUS, Liputan7.Net – Institut Teknologi Kesehatan (ITEKES) Cendekia Utama Kudus menyelenggarakan Wisuda ke-28 dan Angkat Sumpah Profesi Kesehatan pada 14–15 Oktober 2026 di Sapphire Boutique Hotel Kudus. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para lulusan untuk merayakan keberhasilan menyelesaikan pendidikan sekaligus memulai pengabdian profesional di bidang kesehatan.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor tentang Penetapan Kelulusan Yudisium Tahun Akademik 2025/2026, sebanyak 351 mahasiswa ditetapkan lulus dari tujuh program studi. Jumlah tersebut terdiri atas 84 lulusan S-1 Keperawatan, 9 lulusan S-1 Kesehatan Masyarakat, 58 lulusan S-1 Farmasi, 20 lulusan D-3 Farmasi, 34 lulusan D-3 Keperawatan, 80 lulusan Profesi Ners, dan 66 lulusan Pendidikan Profesi Apoteker.

Dalam sambutannya, Rektor ITEKES Cendekia Utama Kudus, Dr. apt. Annik Megawati, M.Sc., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan beserta keluarga atas keberhasilan yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan untuk mengabdikan ilmu dan kompetensi kepada masyarakat.

Rektor ITEKES Cendekia Utama Kudus, Dr. apt. Annik Megawati, M.Sc. (Foto: Istimewa/Liputan7.Net)

Rektor berharap para lulusan mampu menjadi tenaga kesehatan yang amanah, profesional, berintegritas, dan berempati. Selain itu, para lulusan diharapkan terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara bijak dan bertanggung jawab dalam mendukung pelayanan kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan capaian institusi, yakni keberhasilan Program Studi D-3 Keperawatan dan S-1 Kesehatan Masyarakat meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) pada 2026. Capaian ini menjadi bagian dari upaya institusi untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola akademik, dan menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kesehatan.

Selain memperkuat kualitas akademik, ITEKES Cendekia Utama Kudus juga mendorong peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional. Singapura, Jepang, Jerman, dan Selandia Baru menjadi sejumlah negara yang disebut dalam arah pengembangan peluang karier lulusan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan, kesempatan, dan kesiapan lulusan dalam menghadapi persaingan di dunia kerja.

Dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi turut disampaikan oleh Dewan Pembina Yayasan Islam Annabil Kudus, Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep., yang juga merupakan anggota Komisi IX DPR RI. Ia menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi tantangan dan persaingan global.

“Di tengah tantangan dan persaingan global, kualitas SDM menjadi kunci kemajuan bangsa, sehingga keberadaan ITEKES Cendekia Utama Kudus menjadi penting dalam menyiapkan SDM yang berkualitas. Kompetensi lulusan perguruan tinggi harus selaras dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ITEKES Cendekia Utama Kudus akan terus mendorong pengembangan kerja sama dengan rumah sakit mitra sebagai tempat magang. Institusi juga diharapkan dapat membuka peluang bagi lulusan untuk mengikuti program magang Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja sekaligus menambah pengalaman profesional pada tahap awal karier.

Penyelenggaraan Wisuda ke-28 dan Angkat Sumpah Profesi Kesehatan ini menegaskan komitmen ITEKES Cendekia Utama Kudus dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kolaborasi dengan dunia kerja, dan mempersiapkan tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)


Post Views: 9

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *