Jakarta, Liputan7.Net – PT Nojorono Tobacco International terus memperluas gerakan pengolahan limbah pasca konsumsi melalui program #PuntungBeruntung dengan menggandeng komunitas kreatif. Lewat kolaborasi bersama KICKYOURBUTT Project (KYB), limbah puntung rokok didorong menjadi produk kreatif bernilai guna sekaligus memiliki nilai ekonomi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui gelaran “Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2” yang berlangsung di Brookland Coffee, kawasan Blok A Jakarta (9/6). Acara ini menjadi ruang kolaborasi kreatif yang dipadati ratusan creative enthusiast dengan berbagai aktivitas interaktif seperti multipurpose keychain making, live printing, hingga live DJ performance.
Gerakan #PuntungBeruntung sendiri telah diinisiasi sejak 2023 sebagai bentuk kesadaran Nojorono terhadap peluang pengelolaan produk pasca konsumsi. Dalam perjalanannya, sejak 2025 program ini aktif berkolaborasi dengan KYB yang memiliki visi serupa dalam mendorong masyarakat lebih peduli terhadap limbah pribadi.
Project Manager KICKYOURBUTT Project, Arya Adhi Nugraha mengatakan, “Dari Sisa Jadi Bisa merupakan bagian dari perjalanan #PuntungBeruntung untuk menyapa publik dan bercerita tentang bagaimana pasca konsumsi dapat diolah menjadi produk kreatif multiguna.”
Menurutnya, aktivasi tersebut bukan sekadar acara kreatif, melainkan juga media edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membuang limbah puntung pada tempat yang tepat agar dapat diolah kembali.
“Dimulai dari hal sederhana, yakni membuang limbah puntung pada wadah yang tepat, akan memberikan potensi yang lebih tinggi untuk pengolahan kehidupan kedua bagi limbah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, #PuntungBeruntung juga mengumumkan penambahan titik penempatan butt collector atau wadah khusus puntung rokok di berbagai ruang publik. Saat ini terdapat 62 butt collector yang tersebar di 28 lokasi strategis di Pulau Jawa.
Corporate Communication Head PT Nojorono Tobacco International, Eliza Susanto menyebut penambahan tersebut diharapkan mampu membangun kebiasaan baru masyarakat dalam mengelola limbah pasca konsumsi.
“Tahun ini, kami memiliki 62 butt collector #PuntungBeruntung yang ditempatkan di 28 lokasi strategis di Pulau Jawa. Besar harapannya, penambahan ini akan mendorong kesadaran masyarakat akan pasca konsumsi pribadinya,” katanya.
Eliza menambahkan, ke depan #PuntungBeruntung akan terus membuka peluang kolaborasi kreatif untuk mengembangkan inovasi pengolahan limbah puntung menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.
“Ke depan, kami berharap #PuntungBeruntung menjadi gerakan kreatif yang mampu mendorong lahirnya ide, kolaborasi, hingga peluang bisnis baru melalui pemanfaatan material hasil olahan pasca konsumsi puntung,” tutupnya.
Post Views: 31
