0 3 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Sebanyak 64 pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Kudus berhasil lolos seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Mereka akan dipersiapkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.

Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah mengumumkan nama-nama peserta yang dinyatakan lolos usai menjalani serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat.

Para peserta yang terpilih nantinya akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan pada Juli 2026. Kegiatan tersebut bertujuan membentuk kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, hingga memperkuat wawasan kebangsaan para calon Paskibraka.

Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Badan Kesbangpol Kudus, I’in Vestriaswari mengatakan, peserta yang lolos merupakan hasil seleksi berjenjang dan perangkingan dari seluruh tahapan yang telah dilaksanakan.

“Dari hasil akhir seleksi, sebanyak 41 peserta putra dan 25 peserta putri berhasil lolos ke tahap berikutnya. Dari jumlah tersebut, dua peserta terbaik terpilih untuk mengikuti seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026,” ujarnya, Kamis, 28 Mei 2026.

Dua pelajar yang dipercaya mewakili Kabupaten Kudus pada seleksi tingkat provinsi yakni In’am Raditya Yafi dari MAS Tahfidz Yanbu’ul Quran dan Syifa Putri Liviana dari SMA 2 Bae. Keduanya dinilai menunjukkan kemampuan terbaik selama proses seleksi berlangsung.

Sementara itu, peserta lainnya yang terdiri dari 40 putra dan 24 putri akan menjalani pembinaan sebagai calon Paskibraka Kabupaten Kudus Tahun 2026. Mereka nantinya bertugas dalam prosesi pengibaran dan penurunan bendera saat peringatan Hari Kemerdekaan RI.

I’in menjelaskan, seleksi calon Paskibraka tahun ini diawali dengan tahapan administrasi pada 7 hingga 20 Maret 2026 yang diikuti sebanyak 408 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 295 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

Setelah lolos administrasi, para peserta melanjutkan tahapan seleksi berupa tes Pancasila dan wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, pemeriksaan kesehatan, tes parade, hingga tes Peraturan Baris Berbaris (PBB).

“Dari tahapan tersebut, jumlah peserta akhirnya mengerucut menjadi 102 orang,” katanya.

Ia menambahkan, pada tahapan tes PBB, kepribadian, minat, dan bakat tidak ada pengurangan jumlah peserta. Namun seluruh peserta tetap mengikuti sistem penilaian dan perangkingan hingga ditetapkan kuota akhir sebanyak 64 personel sesuai ketentuan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Seluruh peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus. (AS/YM)


Post Views: 84

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *