0 3 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net – Situs Patiayam di Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi museum prasejarah. Pengembangan tersebut perlu diiringi dengan penguatan penelitian agar berbagai jejak kehidupan masa lampau yang tersimpan di kawasan itu dapat terus diungkap.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Lestari Moerdijat mengatakan, masih banyak potensi sejarah di Situs Patiayam yang belum sepenuhnya diketahui. Karena itu, proses penelitian dan penggalian perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Patiayam ini sesuatu yang masih harus dilakukan penggalian terus-menerus. Kita belum selesai mengupas apa yang ada di Patiayam untuk menunjukkan bahwa Patiayam adalah bagian penting dari jejak peradaban,” ujar Lestari dalam Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara MPR RI bertema Ilmu Pengetahuan, Warisan Peradaban, dan Masa Depan Indonesia: Patiayam sebagai Laboratorium Kebangsaan di Situs Ngasinan, Patiayam, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Lestari, nilai Situs Patiayam tidak sebatas pada aspek sejarah. Kawasan tersebut juga mempunyai potensi untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat mengenai perjalanan peradaban manusia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Kudus, lembaga penelitian, perguruan tinggi, komunitas serta masyarakat. Kolaborasi diperlukan agar penelitian dapat semakin kuat sekaligus memastikan kawasan tetap terjaga.

“Harapan saya, apa yang sudah dilakukan bisa menjadi bentuk contoh kerja kolaborasi,” katanya.

Dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan Situs Patiayam, lanjut Lestari, juga telah diberikan. Salah satunya melalui alokasi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk penataan tata pamer serta perbaikan minor bangunan.

Ia menilai penyajian informasi di kawasan tersebut masih perlu diperkuat agar pengunjung lebih mudah memahami nilai penting berbagai temuan yang ada. Hasil penelitian dan temuan sejarah dapat dirangkum dalam bentuk informasi yang menarik dan mudah dipahami.

“Highlight hasil temuan di sini bisa kita sajikan di sana. Kalau ingin tahu lebih jauh bisa ke Museum Situs,” jelasnya.

Didorong Naik Status Nasional

Selain gagasan museum prasejarah, Lestari juga mendorong agar Situs Patiayam dapat ditingkatkan statusnya menjadi situs nasional. Menurutnya, proses tersebut masih membutuhkan penyelesaian sejumlah persyaratan administratif.

Peningkatan status diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap penelitian dan pelestarian kawasan Patiayam. Dengan demikian, potensi sejarah yang ada tidak hanya terjaga, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat.

Lestari berharap museum prasejarah nantinya dapat hadir di kawasan Patiayam. Keberadaan museum dinilai dapat menjadi ruang edukasi yang memperkenalkan berbagai temuan prasejarah kepada masyarakat sekaligus memperkuat upaya pelestarian.

“Salah satu jejak kehidupan prasejarah itu ada di sini. Nah, itu yang harus terus diteliti lagi,” pungkasnya.

Pengembangan Patiayam diharapkan dapat berjalan seiring dengan penelitian yang lebih intensif. Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi berbagai pihak, kawasan tersebut berpeluang menjadi pusat edukasi prasejarah sekaligus memperkenalkan warisan peradaban manusia kepada generasi mendatang. (AS/YM)


Post Views: 33

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *