0 3 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net – Gelaran Srikandi Merdeka Cup di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola putri internasional. Turnamen tersebut dinilai turut membuka peluang pengembangan sport tourism sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, kehadiran event internasional yang diikuti sejumlah negara menjadi keberkahan bagi Kabupaten Kudus, terlebih berlangsung bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Alhamdulillahirrahmanirrahim. Kabupaten Kudus ada event yang sangat luar biasa, internasional, yaitu Women’s Soccer Srikandi yang disponsori oleh Caffino dan Djarum Foundation,” kata Sam’ani.

Menurutnya, Srikandi Merdeka Cup dapat menjadi sarana untuk mengangkat pariwisata berbasis olahraga, prestasi atlet, sekaligus perekonomian daerah.

“Ini menjadi suatu keberkahan dan rahmat untuk Kabupaten Kudus, yang di mana nanti Kabupaten Kudus sebagai support sport tourism, mengangkat ekonomi, mengangkat prestasi, juga merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Sam’ani juga mengapresiasi masyarakat Kudus yang antusias menjadi tuan rumah bagi peserta dari berbagai negara, seperti Arab Saudi, Yordania, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Ia menyebut dampak ekonomi penyelenggaraan turnamen mulai dirasakan sejumlah pelaku usaha. Tingkat keterisian hotel meningkat, begitu pula sektor rental kendaraan, kuliner, dan UMKM.

“Semoga acara ini terus berjalan karena akan mengangkat ekonomi. Termasuk hotel juga penuh, rental juga penuh, makanan-makanan juga penuh. UMKM kita juga rangkul semuanya dalam rangka memberikan kesempatan untuk mereka melakukan aktivitas ekonomi,” jelasnya.

Sam’ani turut menyampaikan kepedulian Pemkab Kudus terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur. Pihaknya bersama penyelenggara juga akan melakukan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas.

Sementara itu, Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjojo menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kudus yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen.

“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih ke Pak Bupati dan jajarannya yang sangat men-support kegiatan kita ini, sehingga kegiatannya bisa berjalan dengan lancar sampai hari ini,” kata Teddy.

Teddy menilai Srikandi Merdeka Cup dapat menjadi wadah penting bagi pertumbuhan sepak bola putri Indonesia. Ia menyebut pembinaan melalui rangkaian Women’s Soccer telah menghasilkan pemain yang kemudian memperkuat Timnas Indonesia.

“Dari trilogi Women’s Soccer ini terbukti bahwa 99 persen pemain yang main di timnas adalah produk dari MilkLife Soccer League,” ungkapnya.

Ia mencontohkan dua pemain asal SMP 3 Kudus yang kini bermain untuk Timnas Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah, orang tua, dan masyarakat Kudus sekaligus bukti bahwa pembinaan sepak bola putri memiliki jalur hingga level nasional.

Teddy juga menjelaskan tingginya antusiasme masyarakat membuat kapasitas Super Soccer Arena menjadi terbatas. Stadion tersebut hanya mampu menampung sekitar 1.100 hingga 1.200 penonton.

“Kita buat layar lebar di sini untuk menampung beberapa penonton yang sudah tidak bisa masuk ke stadion. Mudah-mudahan Indonesia masuk final, nanti Pak Bupati akan memperbolehkan membuat layar lebar di alun-alun,” pungkasnya. (YM/YM)


Post Views: 23

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *