0 3 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terlihat dari antusiasme warga RW 3 Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, yang mengikuti upacara bendera di lapangan SD 7 Tanjungrejo, Senin (17/8/2026).

Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat. Menariknya, kegiatan itu menjadi kali pertama upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI digelar secara khusus di tingkat RW 3.

Pelaksanaan upacara melibatkan berbagai unsur masyarakat. Sejumlah warga bersama guru SD setempat dipercaya menjadi petugas upacara. Kepala Dusun Beji, Lilik Sofianto, bertugas sebagai inspektur upacara, sedangkan ibu-ibu PKK RW 3 turut ambil bagian sebagai tim paduan suara.

Meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat, para petugas mampu menjalankan tugasnya dengan kompak. Tim paduan suara bahkan melakukan latihan secara terpisah untuk mempersiapkan penampilan terbaik saat upacara berlangsung.

Ketua RW 3 Desa Tanjungrejo, Joko Sugianto, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari keinginan warga untuk memperingati HUT Kemerdekaan dengan cara yang lebih bermakna. Gagasan tersebut kemudian mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Menurutnya, sebagian warga bahkan baru pertama kali kembali mengikuti upacara bendera setelah sekian lama. Hal itu membuat kegiatan tersebut menjadi momen yang cukup istimewa bagi warga RW 3.

“Tujuan upacara ini memang untuk meningkatkan semangat nasionalisme warga RW 3. Pengurus, Karang Taruna, ibu-ibu PKK RW 3 dan warga bahu membahu bergotong royong mulai dari persiapan hingga upacara berlangsung,” ujarnya.

Ketua TP PKK Desa Tanjungrejo, Meilina Setiani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengaku terharu melihat kekompakan masyarakat. Menurutnya, inisiatif warga menggelar upacara menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan di lingkungan RW 3.

“Saya terharu melihat semangat warga RW 3 Desa Tanjungrejo yang melaksanakan upacara dengan guyub, rukun, dan kompak. Semoga kerukunan ini terus terjaga,” katanya.

Sementara itu, Karmini, 71, salah seorang warga RW 3, mengaku senang dapat kembali mengikuti upacara bendera. Ia menyebut terakhir kali mengikuti upacara secara rutin adalah ketika masih duduk di bangku sekolah.

“Rasanya sudah lama sekali tidak ikut upacara. Jadi, tidak menyangka pada usia 71 tahun bisa kembali menjadi peserta upacara bendera,” ungkapnya.

Bagi warga RW 3 Tanjungrejo, pelaksanaan upacara tersebut bukan sekadar seremoni peringatan kemerdekaan. Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum untuk mempererat persatuan, menumbuhkan nasionalisme, serta menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat. (AS/YM)


Post Views: 26

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *