Kudus, Liputan7.Net – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 70 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus resmi dibuka di Balai Desa Garung Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi”, kegiatan ini menjadi awal sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan program pengabdian yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, Senin (3/8/2026).
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Desa Garung Kidul Aan Setyawan beserta jajaran perangkat desa, Kepala Dusun 1 Noor Hadi, Kepala Dusun 2 Magfur, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Hj. Siti Amaroh, S.E., M.Si., perwakilan mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus (UMK), serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 70 UIN Sunan Kudus.
Ketua KKN-70 UIN Sunan Kudus, Zaidan Rausan Fikri, menyampaikan permohonan izin sekaligus harapan agar seluruh kegiatan KKN dapat diterima dan didukung oleh masyarakat Desa Garung Kidul.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Garung Kidul atas sambutan yang hangat. Kami memohon arahan, masukan, serta kerja sama dari seluruh pihak agar program-program KKN dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Zaidan.
Kepala Desa Garung Kidul, Aan Setyawan, menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN dan berharap mereka dapat menjadi mitra pembangunan desa melalui berbagai inovasi dan program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama adalah pengelolaan sampah.
“Kami berharap mahasiswa KKN mampu memberikan ide, inovasi, dan solusi yang bermanfaat, terutama dalam penanganan masalah sampah di Desa Garung Kidul. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan bekerja sama selama pelaksanaan KKN,” kata Aan Setyawan.
Dalam kesempatan yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Hj. Siti Amaroh, S.E., M.Si., menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater, mengedepankan etika, serta menjadikan KKN sebagai wadah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.
“Mahasiswa harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Tema internalisasi ekoteologi yang diusung tahun ini diharapkan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah organik maupun nonorganik di Desa Garung Kidul,” tuturnya.
Puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan mahasiswa KKN secara simbolis melalui penyematan kartu identitas (ID card) sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN-70 UIN Sunan Kudus di Desa Garung Kidul. Prosesi tersebut dilakukan oleh Kepala Desa Garung Kidul didampingi Dosen Pembimbing Lapangan kepada perwakilan mahasiswa KKN.
Melalui pembukaan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Kehadiran mahasiswa KKN-70 UIN Sunan Kudus diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, serta pelestarian lingkungan selama masa pengabdian di Desa Garung Kidul. (Aditya)
Post Views: 9
