KUDUS, Liputan7.Net — Devile Srikandi Merdeka Cup 2026 turut mewarnai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kudus, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dari Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus hingga lokasi Srikandi Fair di Lapangan Rendeng, Kudus, depan Stadion Super Soccer Arena, tempat digelarnya event Sepak Bola Putri Internasional Srikandi Merdeka Cup 2026.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turut mengikuti devile bersama sejumlah pihak. Ia menilai rangkaian Srikandi Merdeka Cup menjadi event internasional yang memberikan dampak positif bagi Kabupaten Kudus, baik dari sisi olahraga, pariwisata maupun ekonomi.
“Alhamdulillahirrahmanirrahim. Kabupaten Kudus ada event yang sangat luar biasa internasional, yaitu Women’s Soccer Srikandi yang disponsori oleh Caffino atau Djarum Foundation,” kata Sam’ani.
Menurutnya, penyelenggaraan event tersebut menjadi keberkahan bagi Kudus karena mampu menggabungkan olahraga, prestasi, sport tourism, dan momentum perayaan kemerdekaan.
“Ini menjadi suatu keberkahan dan rahmat untuk Kabupaten Kudus, yang di mana nanti Kabupaten Kudus sebagai support sport tourism, mengangkat ekonomi, mengangkat prestasi, juga merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Sam’ani juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara serta masyarakat Kudus yang antusias menjadi tuan rumah bagi para peserta dari berbagai negara. Sejumlah negara yang mengikuti turnamen di antaranya Arab Saudi, Yordania, Thailand, Malaysia, dan Singapura.
“Kami ucapkan terima kasih pada Caffino maupun dari pihak Djarum Foundation. Masyarakat Kabupaten Kudus yang antusias ikut serta menjadi tuan rumah yang baik,” ungkapnya.
Menurut Sam’ani, keberadaan peserta dan rangkaian kegiatan Srikandi Merdeka Cup turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Dampak tersebut dirasakan mulai dari sektor perhotelan, rental kendaraan, kuliner hingga UMKM.
“Semoga acara ini terus berjalan karena akan mengangkat ekonomi. Termasuk hotel juga penuh, rental juga penuh, makanan-makanan juga penuh. UMKM kita juga rangkul semuanya dalam rangka memberikan kesempatan untuk mereka melakukan aktivitas ekonomi,” jelasnya.
Sementara itu, Program Director Srikandi Merdeka Cup 2026 Teddy Tjahjojo menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus terhadap penyelenggaraan turnamen.
“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih ke Pak Bupati dan jajarannya yang sangat men-support kegiatan kita ini sehingga kegiatannya bisa berjalan dengan lancar sampai hari ini,” kata Teddy.
Teddy mengatakan Srikandi Merdeka Cup diharapkan menjadi wadah yang baik bagi pertumbuhan sepak bola putri Indonesia. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan melalui rangkaian Women’s Soccer telah menghasilkan pemain yang mampu berkembang hingga level tim nasional.
“Dari trilogi Women’s Soccer ini terbukti bahwa 99 persen pemain yang main di timnas adalah produk dari MilkLife Soccer League,” ujarnya.
Ia mencontohkan dua pemain asal SMP 3 Kudus yang kini mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia. Menurut Teddy, hal tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah, orang tua, dan masyarakat Kudus.
Ia juga berharap keberlanjutan Srikandi Merdeka Cup dapat terus dibahas bersama pihak terkait. Mengenai apakah event tersebut akan digelar setiap tahun atau dua tahun sekali, keputusan masih akan direncanakan lebih lanjut.
Tingginya antusiasme masyarakat juga menjadi perhatian penyelenggara. Kapasitas Super Soccer Arena yang hanya sekitar 1.100 hingga 1.200 penonton membuat sebagian masyarakat tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dari dalam stadion.
Karena itu, panitia menyediakan layar lebar di luar stadion. Bahkan, apabila Indonesia berhasil melaju ke final, rencananya akan disiapkan layar lebar di Alun-Alun Kudus agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.
Di sisi lain, Sam’ani menilai devile tersebut menjadi momentum untuk mengampanyekan sport tourism sekaligus mengenalkan perkembangan sepak bola putri kepada masyarakat Kudus.
“Tadi jalan sebagai mengkampanyekan sport tourism dan program Women’s Soccer Srikandi. Biar masyarakat juga mulai melek bahwa perempuan juga punya hak untuk sepak bola,” katanya.
Sam’ani menilai semangat para pemain dari negara peserta menunjukkan bahwa sepak bola perempuan telah berkembang semakin luas. Ia berharap keberadaan Srikandi Merdeka Cup dapat terus memberikan dampak positif bagi olahraga, pariwisata, dan ekonomi Kabupaten Kudus.
“Kalau tadi dilihat, Arab Saudi, Yordania, mereka semangat. Ternyata dunia sepak bola wanita sudah meluas,” pungkasnya. (YM/YM)
Post Views: 125
