Kudus, Liputan7.Net – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 70 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus meresmikan alat pembakaran sampah minim asap di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Garung Kidul. Inovasi tersebut menjadi salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN dalam upaya membantu masyarakat mengatasi persoalan pengelolaan sampah di desa, Minggu (30/8/2026).
Peresmian tersebut dihadiri oleh mahasiswa KKN 70 UIN Sunan Kudus, Kepala Desa Garung Kidul beserta jajaran perangkat desa, serta Direktur Utama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Garung Kidul.
Rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib, mulai dari pembukaan, sambutan, prosesi peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita, foto bersama, hingga demonstrasi penggunaan alat dan penutupan.
Kepala Desa Garung Kidul, Aan Setyawan, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN 70 UIN Sunan Kudus. Ia berharap alat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan memberikan manfaat dalam pengelolaan sampah di desa.
“Saya atas nama Pemerintah Desa Garung Kidul menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada adik-adik Mahasiswa KKN 70 UIN Sunan Kudus atas inovasi alat pembakaran sampah minim asap ini. Semoga alat ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menjadi solusi permasalahan sampah di desa kita,” ujar Aan.
Dukungan serupa disampaikan Direktur Utama BUMDes Garung Kidul, Sutarjo. Ia menegaskan bahwa BUMDes siap mendukung keberlanjutan program tersebut agar manfaat alat dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami dari pihak BUMDes sangat menyambut baik dan mendukung penuh inovasi yang telah dirancang oleh Mahasiswa KKN 70 UIN Sunan Kudus ini. Ke depan, BUMDes siap bersinergi untuk merawat dan mengembangkan alat ini agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga Desa Garung Kidul,” kata Sutarjo.
Setelah prosesi pemotongan pita, mahasiswa KKN 70 UIN Sunan Kudus melakukan demonstrasi penggunaan alat pembakaran sampah minim asap di hadapan warga dan perangkat desa. Demonstrasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai cara pengoperasian alat sekaligus memperkenalkan manfaatnya dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.
Dengan hadirnya alat tersebut, mahasiswa KKN 70 berharap masyarakat Desa Garung Kidul memiliki alternatif dalam menangani sampah sekaligus dapat mengurangi dampak pencemaran udara yang ditimbulkan dari pembakaran sampah secara terbuka.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN 70 UIN Sunan Kudus dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Tim KKN 70 UIN SUKU).
Post Views: 36
