0 4 min 9 hrs

KUDUS, Liputan7.Net – Suasana kediaman Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, masih terlihat lengang pada Kamis (17/9/2026). Di tengah minimnya aktivitas, sejumlah pekerja tampak sibuk melakukan perbaikan di beberapa bagian rumah.

Rumah yang berada di wilayah RT 8 RW 5 tersebut tidak menunjukkan banyak kegiatan. Aktivitas yang terlihat di lokasi didominasi pekerja yang mengerjakan perbaikan lantai, termasuk di bagian kamar mandi dan lantai dua rumah.

Sejumlah pekerja yang ditemui di lokasi mengaku tidak mengetahui mengenai kabar yang beredar terkait dugaan keterlibatan Nusron Wahid dalam perkara suap maupun penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Mereka mengatakan kedatangannya ke rumah tersebut semata-mata untuk menjalankan pekerjaan yang diminta pemilik rumah, yakni memperbaiki sejumlah bagian lantai yang mengalami kerusakan.

Panji, salah seorang pekerja, mengungkapkan dirinya baru tiba di kediaman Nusron pada Kamis pagi. Ia menyebut pekerjaan yang dilakukan antara lain memperbaiki lantai kamar mandi.

“Baru sampai tadi pagi, saya hanya diminta memperbaiki lantai kamar mandi yang rusak. Sudah ada karyawan di dalam,” ujar Panji.

Selama berada di lokasi, Panji juga mengaku tidak melihat adanya aktivitas yang menurutnya mencurigakan. Ia menyebut tidak ada kendaraan berpelat merah yang terlihat keluar masuk kediaman tersebut.

Sementara itu, dari pantauan di sekitar rumah, hanya satu kendaraan yang terlihat keluar masuk area kediaman Nusron. Mobil tersebut diketahui milik Anggota DPRD Jawa Tengah Arif Wahyudi dan digunakan oleh sopirnya.

Di bagian dalam rumah, seorang perempuan paruh baya yang diduga merupakan kakak Nusron Wahid juga terlihat beberapa kali keluar masuk. Saat hendak dimintai keterangan mengenai kondisi rumah maupun sang adik, perempuan tersebut memilih tidak memberikan komentar.

Rombongan Diduga KPK Sempat Datang

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, beberapa kendaraan Toyota Innova berpelat nomor B terlihat memasuki kediaman Nusron pada Rabu (16/9/2026) siang.

Diperkirakan terdapat empat hingga lima kendaraan yang datang secara beriringan. Kendaraan tersebut diduga merupakan rombongan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan pemeriksaan di kediaman Nusron.

Seorang warga sekitar mengaku sempat melihat aktivitas sejumlah kendaraan tersebut keluar masuk kawasan rumah Nusron pada hari sebelumnya.

Mansur (44), warga setempat, mengatakan suasana kediaman Nusron sehari-hari memang cenderung sepi. Menurutnya, aktivitas yang terlihat biasanya hanya pekerja serta sesekali kendaraan yang datang ke rumah tersebut.

Ia menyebut satu di antara kendaraan yang belakangan terlihat berada di sekitar rumah merupakan mobil berwarna putih milik Arif Wahyudi.

Mansur juga mengungkapkan bahwa Nusron terakhir kali terlihat datang ke rumahnya pada Sabtu malam (12/9/2026). Saat itu, Nusron hadir dalam kegiatan pengajian selapanan yang digelar di lingkungan setempat.

“Terakhir kali saat selapanan kemarin, dia (Nusron) datang. Saya dan warga sekitar juga mendapat undangan,” ungkap Mansur.

Mengenai kabar dugaan keterlibatan Nusron dalam perkara suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN, Mansur mengatakan informasi tersebut telah menjadi pembicaraan di kalangan warga.

Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui secara langsung persoalan tersebut dan memilih tidak ikut mencampuri perkara yang berkaitan dengan pejabat.

“Biar jadi urusannya orang besar (para pejabat). Ada beberapa warga yang tanya ke saya, tetapi saya tidak tahu-menahu,” pungkasnya. (AS/YM)


Post Views: 82

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *