0 4 min 3 hrs

KUDUS, Liputan7.Net – Raket dan bola kecil mulai dipanaskan. Tim tenis meja Kabupaten Kudus terus menggeber persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 yang akan berlangsung di wilayah Semarang Raya.

Sebanyak delapan atlet kini disiapkan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Kudus untuk menghadapi persaingan pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Ketua PTMSI Kabupaten Kudus, Heni Sandra Nurwati, mengatakan persiapan dilakukan secara bertahap dengan dukungan penuh Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun.

“Delapan atlet kami siapkan, empat putra dan empat putri. Masing-masing ada tiga atlet U-25 dan satu atlet usia bebas,” kata Henny, Sabtu (19/9/2026).

Dari delapan atlet tersebut, seluruhnya merupakan bagian dari pembinaan PTM Sukun. Begitu pula jajaran pelatih yang menangani tim tenis meja Kudus. Kondisi ini dinilai memudahkan penyusunan program karena atlet dan pelatih telah terbiasa menjalani pembinaan dalam satu lingkungan.

“Persiapan sudah kami lakukan sejak dini. Atlet dan pelatih semuanya dari PTM Sukun,” ujarnya.

Program pembinaan tidak hanya menyasar kemampuan teknik. Kondisi fisik, kebugaran, kebutuhan gizi, waktu istirahat hingga pendidikan atlet turut menjadi perhatian untuk menjaga performa selama menjalani latihan dan pertandingan.

Heni menyebut PTM Sukun juga memiliki ahli gizi yang membantu mengatur kebutuhan makanan para atlet. Dukungan tersebut diharapkan mampu menjaga kondisi fisik atlet tetap optimal.

“Pembinaan di Sukun sudah terarah, mulai dari latihan, fisik, gizi, istirahat hingga pendidikan atlet,” jelasnya.

Saat ini, latihan digelar dengan intensitas tinggi dan berlangsung hampir setiap hari. Jumat biasanya menjadi waktu libur, meski latihan fisik ringan tetap dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Selain meningkatkan kemampuan individu, tim pelatih juga mulai mematangkan komposisi pemain untuk nomor ganda, ganda campuran hingga beregu. Karena mayoritas atlet berasal dari satu klub, pencocokan pasangan dan penyusunan strategi permainan dinilai lebih mudah dilakukan.

Padatnya agenda pertandingan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Sejumlah atlet masih harus mengikuti berbagai kejuaraan di luar daerah untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus menjaga jam terbang.

“Jam tanding atlet sangat padat. Mereka harus mengikuti berbagai kejuaraan, tetapi program latihan dan pertandingan tetap kami atur agar persiapan Porprov berjalan baik,” ungkap Henny.

Dari sisi pengalaman, sejumlah atlet yang dipersiapkan telah memiliki catatan prestasi di berbagai level. Beberapa di antaranya pernah meraih medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Kudus untuk menghadapi ketatnya persaingan tenis meja pada Porprov Jateng 2026.

PTMSI Kudus membidik sedikitnya dua medali emas. Target tersebut dipasang dengan mempertimbangkan kekuatan tim dan persaingan yang akan dihadapi.

“Target kami minimal dua emas. Kami ingin memberikan yang terbaik dan tidak memasang target terlalu tinggi,” kata Heni.

Nomor beregu putra dan putri menjadi salah satu tumpuan untuk mendulang medali. Selain itu, peluang juga terbuka melalui nomor ganda maupun nomor pertandingan lainnya.

Heni menyebut Kota Semarang dan Kabupaten Cilacap sebagai dua daerah yang perlu mendapatkan perhatian dalam persaingan tenis meja Porprov tahun ini.

(Foto: YM)

Kudus sendiri memiliki rekam jejak panjang di cabang olahraga tenis meja pada ajang Porprov. Tim tenis meja Kudus disebut selalu berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan Porprov yang digelar empat tahun sekali.

Pada Porprov sebelumnya, Kudus mampu mengoleksi tiga medali emas, tiga perak dan tiga perunggu. Sementara pada Pra-Porprov, Kudus meraih dua emas, tiga perak dan empat perunggu.

Catatan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi tim untuk meningkatkan pencapaian pada Porprov Jawa Tengah 2026.

Porprov Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 30 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya.

Heni berharap seluruh proses persiapan berjalan lancar hingga pertandingan. Evaluasi teknis maupun nonteknis akan terus dilakukan agar delapan atlet Kudus dapat tampil dalam kondisi terbaik.

“Kami berharap persiapannya berjalan lancar dan saat Porprov nanti para atlet bisa tampil sesuai program serta target yang sudah ditentukan,” pungkasnya. (YM/YM)


Post Views: 3

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *