0 5 min 2 hrs

KUDUS, Liputan7.Net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus membagikan 300 paket sembako dalam kegiatan Jumat Berkah di kawasan Balai Jagong, Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program sosial Lindu Aji yang ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya para pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai ikut merasakan dampak kondisi perekonomian saat ini.

Ketua DPC Ormas Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus, Suhadi, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji. Menurutnya, kegiatan sosial menjadi salah satu bidang yang terus didorong selain aktivitas olahraga.

“Yang kita arah daripada DPP adalah selalu berbuat kegiatan sosial. Lindu Aji adalah ormas yang bergerak di bidang sosial dan olahraga,” ujar Suhadi saat ditemui di lokasi kegiatan, Jumat (2/10/2026).

Suhadi menyebut kegiatan Jumat Berkah tidak hanya dilaksanakan sekali. Program tersebut direncanakan berlangsung secara rutin setiap Jumat dengan lokasi yang bergantian di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus.

“Ini tidak hanya Jumat ini saja, nanti tetap berkelanjutan tiap Jumat, cuma tempatnya saja yang berbeda. Mungkin nanti di Kecamatan Jekulo, Kecamatan Kaliwungu, itu arahan dari DPP,” jelasnya.

Pada pelaksanaan perdana di Balai Jagong, pihaknya menyiapkan sebanyak 300 paket sembako. Setiap paket berisi beras 2,5 kilogram, minyak goreng satu liter, gula pasir, dan mi instan.

Pembagian bantuan dilakukan menggunakan sistem kupon. Sebelum kegiatan berlangsung, penerima terlebih dahulu didata dan diberikan kupon sehingga jumlah penerima dapat disesuaikan dengan paket yang tersedia.

“Jadi sebelum kegiatan kita bagi kupon. Target kita bisa tercapai dan tidak khawatir tidak kebagian. Yang sudah mendapatkan kupon pasti mendapatkan paket,” terang Suhadi.

Ia menjelaskan sasaran bantuan kali ini difokuskan kepada para PKL di sekitar lokasi. Menurutnya, sektor tersebut menjadi salah satu kelompok masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian ketika daya beli masyarakat mengalami tekanan.

“Kita fokuskan ke PKL karena saat ini mungkin perekonomian sedang susah. Banyak dagangan yang tidak laku, sehingga kita lirik untuk membantu dan memberikan support,” katanya.

Selain memberikan bantuan secara langsung, Suhadi berharap kegiatan tersebut juga dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap aktivitas ekonomi para PKL. Kehadiran masyarakat di kawasan Balai Jagong diharapkan turut meningkatkan transaksi pedagang.

“Dengan adanya momen ini, masyarakat bisa datang ke sini dan bisa melarisi para PKL, misalnya membeli jagung bakar atau makanan lainnya. Intinya menimbulkan pergerakan perekonomian,” ungkapnya.

Suhadi menambahkan, dukungan dari masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membantu keberlangsungan usaha kecil. Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat mengetuk kepedulian masyarakat untuk ikut berbelanja di lapak-lapak PKL.

Suhadi mengatakan kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-10 Lindu Aji. Perayaan ulang tahun tidak hanya dipusatkan di satu lokasi, tetapi direncanakan bergilir di sejumlah kecamatan.

Untuk peringatan ulang tahun ke-10, kegiatan ditempatkan di Kecamatan Jekulo. Selain itu, terdapat agenda penanaman pohon, santunan anak yatim, hingga kegiatan hiburan sebagai bagian dari rangkaian perayaan.

Menurut Suhadi, kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi upaya organisasi untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia berharap keberadaan Lindu Aji dapat dirasakan melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

“Intinya organisasi Lindu Aji di tengah masyarakat bisa membantu masyarakat dan bisa memecahkan permasalahan di tingkat masyarakat. Itu image yang kita bangun selama ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa DPC Lindu Aji Kolocokro Kudus saat ini memiliki 375 anggota berdasarkan data yang telah divalidasi. Menurutnya, jumlah anggota bukan menjadi ukuran utama, melainkan sejauh mana keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Anggota tidak banyak, namun bisa bermanfaat, itu tujuan saya. Daripada anggota katanya ribuan, tapi tidak bisa bermanfaat untuk masyarakat, itu tidak kita inginkan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kapolsek Kota Kudus AKP Rusmanto mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar Lindu Aji tersebut. Ia menilai kegiatan berjalan dengan baik dan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi dan bangga dengan kegiatan ini. Semoga berjalan baik dan berkelanjutan, tidak hanya Jumat ini, tetapi setiap pekan dan bergiliran di tempat lain,” ujar Rusmanto.

Sementara itu, Yanti, warga Desa Dersalam RT 3 RW 4, mengaku senang mendapatkan bantuan sembako dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut. Ia mengatakan, sebelum menerima paket bantuan, dirinya terlebih dahulu mendapatkan kupon dari panitia.

“Saya senang mendapat bantuan ini. Awalnya saya mendapat kupon, kemudian kupon tersebut ditukarkan dengan paket sembako,” ujar Yanti. (AS/YM)


Post Views: 3

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *