Kudus, Liputan7.Net – Ketertarikan terhadap dunia elektronika sejak duduk di kelas X mendorong Faiz Althaf Ramadhan, siswa kelas XII F SMAN 1 Jekulo Kudus, untuk mengembangkan berbagai karya berbasis robotik secara otodidak.
Karya-karya tersebut ditampilkan Faiz saat menjaga stand robotik dalam puncak HUT SMAN 1 Jekulo Kudus, Selasa (6/10/2026). Sejumlah robot dan perangkat hasil kreasinya dipamerkan kepada pengunjung yang datang dalam kegiatan tersebut.
Faiz mengatakan, ketertarikannya terhadap robotik berawal dari kegemarannya mempelajari elektronika, khususnya mengenai kelistrikan dan motor. Seiring waktu, ia mulai tertarik mendalami robotik setelah banyak melihat konten mengenai teknologi tersebut di media sosial.
“Awalnya dari kelas 10 saya sudah mulai belajar, bukan robotik dulu, tetapi tentang elektro, listrik, motor dan sebagainya. Kemudian saya sering melihat robotik di TikTok, akhirnya tertarik dan mulai terjun ke sistem robotik,” ujar Faiz.
Ia mengaku sebagian besar pengetahuan mengenai robotik diperoleh secara mandiri melalui berbagai tutorial, termasuk dari YouTube dan sumber belajar lainnya. Hingga kini, Faiz juga belum pernah mengikuti kompetisi robotik maupun bergabung dengan komunitas robotik tertentu.
Salah satu karya yang dipamerkannya merupakan mobil tempur yang dibuat dalam rangka mengerjakan tugas mata pelajaran informatika. Mobil tersebut dilengkapi sistem kelistrikan dan dapat dikendalikan menggunakan remote.
Selain mobil tempur, Faiz juga memperkenalkan robot berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Robot tersebut dirancang agar dapat merespons pertanyaan yang diberikan oleh pengguna.
“Kalau yang ini robot AI. Jadi bisa ditanya macam-macam dan bisa menjawab. Di sini juga ada radio yang bisa tersambung, kemudian ada gamenya,” jelasnya.
Faiz menyebut proyek robotik yang dibuatnya lebih banyak mengembangkan kemampuan secara mandiri di luar pembelajaran sekolah.
Menurutnya, salah satu hal yang menarik dari robotik adalah bagaimana sistem kelistrikan dan komponen elektronik dapat dikendalikan sehingga menghasilkan fungsi tertentu.
Ia juga mengaku pernah mengembangkan perangkat yang berkaitan dengan jaringan Wi-Fi. Perangkat tersebut dibuat untuk menghambat koneksi perangkat elektronik terhadap jaringan tertentu.
Namun, dari sejumlah karya yang pernah dibuat, Faiz menyebut mobil tempur dan robot AI menjadi karya yang paling ditonjolkan dalam pameran HUT sekolah kali ini.
Ke depan, ketertarikannya terhadap bidang elektronika dan robotik membuat Faiz memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia berencana mengambil jurusan yang masih berkaitan dengan bidang tersebut, terutama teknik elektro.
“Saya lebih condong ke elektro, teknik elektro,” katanya. (AS/YM)
Post Views: 9
