KUDUS, Liputan7.Net – Pasca pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus, regenerasi kader dan restrukturisasi organisasi hingga tingkat ranting menjadi fokus utama partai. Salah satu langkah yang didorong adalah memberi ruang lebih besar bagi kader muda, dengan batasan usia maksimal 35 tahun bagi ketua dan pengurus harian sesuai arahan partai.
Ketua DPC PKB Kudus, Hj. Ida Nur Sa’adah, S.Pd.I., M.H., menyampaikan hal tersebut seusai pengukuhan pengurus dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB Kudus di Hotel Griptha Kudus, Minggu (11/10/2026).
Ida mengatakan, restrukturisasi menjadi salah satu prioritas PKB pada 2026. Penataan dilakukan secara berjenjang, mulai dari kepengurusan DPC, Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRT).
Menurutnya, regenerasi kepengurusan diperlukan agar organisasi semakin solid dan mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah.
“Dalam restrukturisasi ini, ada arahan terkait batasan usia maksimal 35 tahun bagi ketua dan pengurus harian. Namun, kami tetap merangkul kader senior yang telah berjasa serta merekrut kader-kader baru yang memiliki kemampuan untuk memperkuat PKB di Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penataan kepengurusan PAC telah dilakukan. Sementara itu, pemetaan calon pengurus ranting juga mulai disiapkan sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
Tahapan selanjutnya akan ditindaklanjuti bersama DPW PKB Jawa Tengah agar kepengurusan di tingkat ranting dapat segera diformalkan. DPC juga akan memberikan orientasi politik kepada para kader yang baru bergabung dalam kepengurusan.
Ida menegaskan, penguatan organisasi tidak cukup hanya dilakukan menjelang pemilu. Seluruh jajaran partai perlu bekerja secara konsisten, menjaga soliditas, serta memperluas komunikasi dengan masyarakat.
“Mesin partai harus bergerak sampai tingkat bawah, bahkan menjangkau TPS, RW, dan RT. Kerja organisasi harus dilakukan bersama-sama, bukan hanya setiap lima tahun menjelang pemilu,” tegasnya.
Penguatan struktur tersebut juga menjadi bagian dari persiapan PKB Kudus menghadapi Pemilu 2029. Saat ini, PKB Kudus memiliki tujuh kursi di DPRD Kabupaten Kudus dan menargetkan peningkatan menjadi 10 kursi pada pemilu mendatang.
Untuk mencapai target tersebut, Ida meminta seluruh kader memperkuat kerja kolektif, meningkatkan aktivitas di tengah masyarakat, serta memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan program dan kegiatan partai kepada publik.
Pengukuhan pengurus DPC PKB Kudus dipimpin Ketua DPW PKB Jawa Tengah, H. Syarif Abdillah. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai, unsur pemerintah daerah, Forkopimda, perwakilan partai politik, serta keluarga besar Nahdlatul Ulama dan badan otonomnya.
Melalui restrukturisasi berjenjang dan regenerasi kader, PKB Kudus berharap organisasi semakin kuat, solid, dan siap menghadapi agenda politik mendatang dengan tetap melibatkan kader muda maupun senior. (YM/YM)
Post Views: 3
