Kudus, Liputan7.Net – Para pedagang Pasar Babe Kudus hingga kini belum menempati bangunan los baru meski pembangunannya telah rampung pada 2025. Mereka masih menunggu realisasi pembuatan sekat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sebelum memutuskan untuk pindah berjualan.
Ketua Paguyuban Pasar Babe Kudus, Hariyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan audiensi dengan Pemkab Kudus, termasuk dengan Dinas Perdagangan. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa pembangunan sekat diproyeksikan baru bisa direalisasikan pada 2027.
“Kami sudah audiensi, dan dari Dinas Perdagangan yang saat itu masih Plh Kepala Dinas, Pak Eko, menyampaikan rencana pembangunan sekat diperkirakan tahun 2027. Jadi selama sekat belum ada, kami belum bisa pindah,” ujar Hariyanto saat diwawancarai, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, pada akhir 2026 para pedagang dijanjikan akan mendapat kepastian terkait pelaksanaan pembangunan tersebut. Namun, untuk sumber pendanaannya sendiri hingga kini masih belum dipastikan.
“Untuk anggarannya masih dihitung, bisa dari APBD atau kemungkinan lewat CSR. Jadi belum bisa dipastikan sumbernya dari mana, tapi ada komitmen akan diupayakan di 2027,” jelasnya.
Sebelumnya, dua bangunan los Pasar Babe Kudus telah selesai dibangun secara bertahap menggunakan dana tak terduga APBD, masing-masing pada 2024 dan 2025. Meski fisik bangunan telah siap, fasilitas sekat yang menjadi kebutuhan utama pedagang belum tersedia.
Hariyanto menyebut, dua los tersebut nantinya akan menampung total 264 pedagang, masing-masing 132 pedagang di setiap bangunan. Saat ini, para pedagang masih bertahan berjualan di lapak sementara sejak kebakaran yang terjadi pada Juli 2024 lalu.
“Total ada sekitar 264 pedagang yang akan menempati dua los itu. Kami sudah menunggu cukup lama, hampir dua tahun. Harapannya di 2027 nanti benar-benar mulai dibangun sekatnya,” ungkapnya.
Meski kondisi sementara belum sepenuhnya ideal, Hariyanto menyebut aktivitas perdagangan masih berjalan. Namun demikian, para pedagang tetap berharap dapat segera menempati los permanen agar lebih nyaman dan tertata.
“Kami tetap berjualan seperti biasa, tapi tentu berharap bisa segera pindah ke tempat yang lebih layak. Semoga rencana ini benar-benar terealisasi,” pungkasnya. (AS/YM)
Post Views: 3
