0 3 min 2 hrs

KUDUS, Liputan7.Net – Partai Nasdem mulai mematangkan kesiapan internal di Kabupaten Kudus sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan Pemilu mendatang. Konsolidasi dilakukan dengan mengecek kondisi struktur kepengurusan serta kelengkapan administrasi partai di tingkat daerah.

Kegiatan tersebut dikemas melalui konsolidasi dan pendidikan politik yang digelar di Hotel Sapphire Kudus, Minggu (20/9/2026). Agenda ini diikuti dalam rangkaian program DPW Partai Nasdem Jawa Tengah di wilayah Dapil II Jateng yang mencakup Kudus, Jepara, dan Demak.

Ketua DPD Nasdem Kudus sekaligus Wakil Ketua Bidang Maritim DPW Nasdem Jawa Tengah, Ahwan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program DPP Partai Nasdem untuk melihat kesiapan organisasi di masing-masing kabupaten.

Pengecekan, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan struktur kepengurusan, tetapi juga menyangkut administrasi partai. Dua aspek tersebut menjadi bagian yang dipersiapkan sebelum partai memasuki tahapan Pemilu.

“Ini sebetulnya menjalankan kegiatan program dari DPP Partai Nasdem. Intinya checking ke masing-masing kabupaten, terutama kesiapan struktural dan administrasi,” kata Ahwan, Minggu (20/9/2026).

Selain membahas kesiapan organisasi, Nasdem Kudus turut mengevaluasi hasil Pemilu sebelumnya. Salah satu catatan yang menjadi perhatian adalah berkurangnya satu kursi yang diperoleh partai di Kabupaten Kudus.

Ahwan mengatakan kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Nasdem Kudus. Partai menargetkan dapat memperoleh kembali kursi yang hilang sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan jumlah kursi pada Pemilu berikutnya.

“PR Nasdem di Kudus itu mengembalikan pamor. Karena kemarin Pemilu kita kehilangan satu kursi. Artinya, kalau kehilangan satu kursi itu berarti kehilangan kepercayaan masyarakat. Kita kembalikan lagi sehingga kursinya minimal balik dan insyaallah syukur-syukur bisa bertambah,” ujarnya.

Menurut Ahwan, Dapil II Jateng juga memiliki posisi penting dalam pemetaan kekuatan Nasdem di Jawa Tengah. Dapil yang terdiri atas Kudus, Jepara, dan Demak tersebut disebut memiliki perolehan suara yang tinggi dibandingkan wilayah dapil lainnya.

Untuk menyusun langkah penguatan organisasi, Nasdem turut menggunakan hasil survei sebagai salah satu acuan. Data survei hingga 30 Agustus 2026 akan digunakan untuk menentukan strategi partai, termasuk dalam upaya memperkuat kembali posisi Nasdem di Kudus.

“Kita tidak asal bergerak. Ada ukurannya. Hasil survei per 30 Agustus kemarin akan kita jadikan langkah awal untuk mengembalikan pamor Nasdem di Kabupaten Kudus,” jelasnya.

Ahwan menyebut sejumlah kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga telah mulai dijalankan. Namun, ia belum mengungkapkan secara detail bentuk kegiatan tersebut karena masih menjadi bagian dari strategi partai.

“Sudah kita mulai dengan kegiatan-kegiatan yang ada manfaatnya dan dinikmati masyarakat. Bentuknya masih kami simpan,” pungkasnya. (AS/YM)


Post Views: 4

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *