Kudus, Liputan7.Net – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus menggelar kegiatan Dapur Marhaen dan pemeriksaan kesehatan gratis di Dukuh Karangsambung, Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Minggu (10/5/2026).
Program sosial tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus, Yusuf Roni menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 10 sebagai bagian dari gerakan Dapur Marhaen PDIP Jawa Tengah.
“Pagi hari ini bertepatan tanggal 10 Mei, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus melaksanakan kegiatan rutin kami dalam rangka pemeriksaan gratis dan Dapur Marhaen. Setelah kemarin launching di kantor DPC, hari ini kita laksanakan di Kecamatan Bae,” ujarnya.
Program Dapur Marhaen sendiri merupakan kegiatan sosial yang diinisiasi DPD PDIP Jawa Tengah dan dilaksanakan serentak di kantor DPD maupun DPC PDIP se-Jawa Tengah setiap tanggal 10 setiap bulan.
Program tersebut bertujuan menyediakan makanan bergizi gratis dan layanan kesehatan cuma-cuma bagi masyarakat, khususnya kalangan wong cilik.
Peluncuran program serentak telah dilakukan pada 10 April 2026 di berbagai daerah di Jawa Tengah. Dalam pelaksanaannya, setiap lokasi kegiatan minimal menyediakan 500 porsi makanan gratis yang disajikan secara prasmanan agar masyarakat dapat mengambil sesuai kebutuhan.
Yusuf Roni mengatakan, kegiatan di Kecamatan Bae menjadi pelaksanaan kedua setelah sebelumnya diluncurkan di Kantor DPC PDIP Kudus. Menurutnya, antusiasme masyarakat pada kegiatan kali ini meningkat cukup signifikan.
“Tentu keterlibatan masyarakatnya lebih banyak. Sesuai komitmen kami, setiap kegiatan ini akan selalu kami tambah, khususnya terkait Dapur Marhaen,” katanya.
Selain mendapatkan makanan gratis, masyarakat juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan seperti cek gula darah, asam urat, dan kolesterol tanpa dipungut biaya.
Ia menyebut, pihaknya menyiapkan sekitar 200 hingga 250 paket layanan kesehatan dan makanan gratis.
Namun jumlah warga yang hadir diperkirakan melebihi target awal karena tingginya antusiasme masyarakat.
“Filosofi kegiatan ini adalah menumbuhkan semangat gotong royong kader untuk masyarakat. Jadi kegiatan ini dilakukan secara gotong royong bersama fraksi PDI Perjuangan DPRD Kudus, struktural partai, hingga petugas partai di provinsi maupun pusat,” terangnya.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB.
Yusuf Roni berharap program tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus membuktikan bahwa partai hadir di tengah masyarakat tidak hanya saat momentum politik.
“Partai tidak hanya hadir di masyarakat saat momen pemilu saja. Di atas itu semua adalah kemanusiaan yang kita bantu,” imbuhnya.
Salah seorang peserta pengobatan gratis Andika, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Menurutnya, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan dasar tanpa harus mengeluarkan biaya.
“Sangat bagus sekali dan bermanfaat bagi masyarakat. Bisa membantu mengetahui jenis penyakit, minimal gula darah,” ujarnya.
Peserta lain, Abror, berharap program serupa dapat terus dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Harapannya bisa dikembangkan lebih luas lagi. Karena ini sangat bagus untuk masyarakat,” katanya. (YM/YM)
Post Views: 12
