0 3 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Eks Stasiun Kereta Api Wergu di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, bakal disulap menjadi pusat olahraga dan aktivitas masyarakat. Berbagai fasilitas modern seperti lapangan padel, pusat kebugaran atau gym, tempat biliar, hingga sentra UMKM direncanakan hadir di kawasan bangunan bersejarah tersebut.

Proses revitalisasi eks stasiun peninggalan era kolonial Belanda itu saat ini terus dikebut dan ditargetkan selesai secara bertahap hingga awal tahun 2027 mendatang. Nantinya, kawasan tersebut diharapkan menjadi salah satu ikon baru di Kabupaten Kudus.

General Manager PT Wisan Trijaya, Sandung Hidayat, mengatakan pihaknya menggandeng tiga rekanan berbeda untuk mempercepat pengerjaan proyek revitalisasi Eks Stasiun Wergu.

Menurutnya, masing-masing rekanan telah memiliki pembagian tugas tersendiri agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan selesai sesuai target.

“Keseluruhan pembangunan ditargetkan selesai awal 2027. Kami menggandeng tiga rekanan supaya pengerjaannya bisa lebih cepat,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah fasilitas yang akan dibangun di antaranya lapangan padel, tempat biliar, pusat kebugaran, plaza atau mini market, hingga area UMKM dan pusat penjualan souvenir.

Sandung menyebut konsep pengembangan kawasan tersebut tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga sebagai ruang berkumpul masyarakat dan pusat kegiatan ekonomi baru di Kudus.

Meski dilakukan revitalisasi, ia memastikan bentuk utama bangunan serta karakter arsitektur lama eks stasiun tetap dipertahankan. Hal itu dilakukan karena bangunan tersebut merupakan bagian dari peninggalan sejarah yang harus dijaga kelestariannya.

“Kami tidak mengubah bentuk maupun warna bangunan utama. Dari awal sudah ada kesepakatan dengan pemerintah daerah dan KAI bahwa unsur heritage harus tetap dipertahankan,” jelasnya.

Dalam proses pengerjaannya, pihak pengelola juga melibatkan tim cagar budaya guna memastikan seluruh pembangunan tetap sesuai aturan pelestarian bangunan bersejarah.

“Tim cagar budaya sudah beberapa kali datang meninjau. Material dan warna yang digunakan juga dibuat semirip mungkin dengan bangunan KAI zaman dahulu,” katanya.

Sandung menambahkan, kehadiran lapangan padel menjadi salah satu fasilitas unggulan yang disiapkan karena olahraga tersebut sedang berkembang dan belum tersedia di Kudus. Bahkan, proses pengadaan lapangan dilakukan dengan mendatangkan material khusus dari luar negeri.

“Untuk lapangan padel saja kami harus menunggu sekitar tiga bulan karena pembuatannya dari Cina. Kami ingin kualitasnya benar-benar bagus,” ungkapnya.

Selain itu, tempat biliar yang dibangun juga ditargetkan menjadi salah satu fasilitas terbaik di wilayah eks Karesidenan Pati. Pihaknya optimistis kawasan Eks Stasiun Wergu nantinya mampu menarik minat masyarakat dari Kudus maupun daerah sekitar.

Ia berharap revitalisasi tersebut dapat menghadirkan pusat olahraga dan hiburan baru tanpa menghilangkan nilai sejarah bangunan lama yang menjadi ciri khas Eks Stasiun Wergu Kudus. (AS/YM)


Post Views: 36

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *