Kudus, Liputan7.Net – Turnamen Bola Voli Rektor Cup Universitas Muria Kudus (UMK) 2026 yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-46 UMK sukses menjadi ajang pencarian sekaligus pembinaan bibit-bibit atlet muda. Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari, 17–19 Juni 2026, di Lapangan Voli UMK itu diikuti delapan tim dari SMA dan SMK sederajat di Kudus dan Purwodadi.
Persaingan berlangsung ketat sejak babak penyisihan hingga partai final. Tim SMA NU Al Ma’ruf Kudus (Tim Utama) akhirnya tampil sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen. Posisi runner-up diraih SMAN 2 Bae Kudus, sedangkan peringkat ketiga ditempati SMK Gajahmada Purwodadi. Sementara itu, SMA NU Al Ma’ruf (Akademi) berhasil membawa pulang gelar juara harapan.
Delapan tim yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut berasal dari SMA 2 Bae Kudus, MA Assalam, SMA NU Al Ma’ruf (Akademi), SMK Bhakti, SMA NU Al Ma’ruf (Tim Utama), SMK NU Ma’arif, SMK Gajahmada Purwodadi, dan SMA 1 Jekulo.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-46 UMK, Yusuf Istanto, S.H., M.H., mengatakan penyelenggaraan Rektor Cup merupakan bentuk komitmen universitas dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah strategis bagi UMK untuk menjaring dan membina potensi atlet muda sejak dini. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet bola voli berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut Yusuf, melalui kegiatan tersebut UMK ingin berkontribusi dalam pembinaan olahraga prestasi sekaligus mempererat hubungan dengan sekolah-sekolah menengah di Jawa Tengah.
Sementara itu, pelatih SMA NU Al Ma’ruf Kudus, Agung Pribadi, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya yang berhasil meraih gelar juara. Ia menilai kekompakan tim menjadi faktor utama keberhasilan meski persiapan yang dilakukan belum sepenuhnya maksimal.
“Persiapan anak-anak Kelas Khusus Olahraga (KKO) sebenarnya cukup padat. Training center yang dijalani juga belum maksimal, tetapi karena mereka sudah lama bersama, teamwork yang terbentuk sangat baik,” ungkapnya usai pertandingan final.
Agung juga memberikan masukan kepada panitia agar penyelenggaraan Rektor Cup pada tahun-tahun mendatang melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai daerah sehingga atmosfer persaingan semakin kompetitif.
“Ke depan semoga peserta tidak hanya didominasi dari Kudus, tetapi juga dari Purwodadi, Rembang, Semarang, dan daerah lainnya agar tantangan bertanding semakin besar sekaligus menambah pengalaman para atlet,” katanya.
Melalui penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Rektor Cup, UMK berharap agenda tersebut dapat terus menjadi kalender rutin setiap peringatan Dies Natalis. Selain menjadi sarana kompetisi, ajang ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan sekolah menengah dalam mengembangkan prestasi olahraga, khususnya cabang bola voli. (AS/YM)
Post Views: 23
