0 5 min 3 mths

KUDUS, ISKNEWS.com – Panitia MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All Stars 2026 mengumumkan para pemenang Lomba Mewarnai dan Menggambar bertema “Aku Berani Cetak Gol” di panggung utama halaman depan Supersoccer Arena (SSA) Rendeng, Kudus, Kamis (25/6/2026).

Pengumuman sekaligus penyerahan hadiah tersebut menjadi penutup rangkaian lomba yang berlangsung selama dua hari, 24-25 Juni 2026, dan diikuti ratusan peserta dari jenjang TK hingga SD.
Pada kategori Lomba Mewarnai TK, Adila Khanza Farzana dari RA NU Manafiul Ulum berhasil meraih Juara I.

Juara II diraih Arsylia Naura P dari TK Nurush Shofa, sedangkan Juara III ditempati Anindya Fauziah dari TK Al Hidayah Gebog.

Adapun Juara Harapan I diraih Dhafira Chayra dari KB Ummul Hikmah, Juara Harapan II Rafardhan Wijaya dari TK Al Manaar, dan Juara Harapan III Azkia Pinsa Zalinaselin dari RA Al Islamiyah.

Sementara pada kategori Lomba Menggambar SD Kelas 1-2, Juara I diraih Anindya Sidqia Aisyah dari MI NU Nurus Shofa.

Posisi Juara II ditempati Trisha Naura Igna dari SD 2 Barongan, disusul Alzaidan Kinza Malique dari MI NU Nurus Shofa sebagai Juara III. Juara Harapan I hingga III masing-masing diraih Gavin Arfan Alhusayn dari MIN Kudus, Gazala Adrenna Clara dari MI NU Banat, dan Arshen Wijaya dari SD Unggulan Muslimat NU.

Pada kategori Lomba Menggambar SD Kelas 3-4, Elfis Syarifa dari MI NU Miftahul Ulum 2 Karangmalang tampil sebagai Juara I. Juara II diraih Irsya Al Zahsy Prasetyo dari MI NU Banat, sedangkan Juara III menjadi milik Caroline Charissa Putri Andina dari SD Kanisius Kudus.

Sementara Juara Harapan I diraih Nandiva Ramadania Utomo dari SDN 1 Gulang, Juara Harapan II Sheza Danish Alifia dari MIN Kudus, dan Juara Harapan III Aurora El Halona dari SD NU Nawa Kartika.
Ketua Panitia Lomba, Welly Arisanto, mengatakan lomba mewarnai dan menggambar merupakan salah satu cara mengenalkan sepak bola putri kepada anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan.

Kegiatan ini sengaja menyasar peserta TK hingga SD kelas 4 agar mereka mulai mengenal olahraga tersebut sejak usia dini.

“Lomba mewarnai dan menggambar ini sebenarnya ingin melibatkan anak-anak putri mulai tingkat TK hingga SD kelas 4 supaya mereka terinspirasi lewat kegiatan sepak bola putri,” ujarnya.

Menurut Welly, lomba tersebut sekaligus menjadi media untuk menggaungkan tiga agenda besar sepak bola putri yang akan berlangsung di Kudus, yakni MilkLife Soccer Challenge All Stars, HydroPlus Soccer League (HPSL) All Stars, dan turnamen internasional Srikandi Cup.

“Lewat kegiatan ini kami ingin menggaungkan tiga event besar sepak bola putri. Harapannya anak-anak mengenal sepak bola putri melalui kegiatan menggambar dan mewarnai yang mereka sukai,” katanya.

Selama dua hari pelaksanaan, antusiasme peserta cukup tinggi. Lomba mewarnai tingkat TK diikuti lebih dari 100 peserta, sedangkan lomba menggambar tingkat SD diikuti
hampir 200 peserta.

Seluruh peserta berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Kudus.

Welly menilai tema sepak bola putri berhasil diterjemahkan dengan baik oleh para peserta.

Hal itu terlihat dari karya-karya para pemenang yang mayoritas menampilkan aktivitas bermain sepak bola.

“Anak-anak bebas berkreasi, tetapi hampir semua gambar para pemenang mengangkat tema sepak bola. Artinya pesan yang ingin kami sampaikan bisa diterima dengan baik,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap semakin banyak anak perempuan yang tertarik menekuni sepak bola sehingga lahir talenta-talenta baru dari Kudus.

“Harapan kami, minat anak-anak putri terhadap sepak bola terus berkembang. Nantinya akan muncul bibit-bibit baru yang berlatih, berkompetisi, hingga bisa menjadi pemain yang menyuplai tim nasional Indonesia,” tegasnya.

Salah satu pemenang, Elfis Syarifa, mengaku tidak menyangka berhasil menjadi Juara I kategori Lomba Menggambar SD kelas 3-4. Dalam lomba tersebut, siswi kelas 4 MI NU Miftahul Ulum 2 Karangmalang itu menggambar seorang anak perempuan yang sedang menendang bola sesuai tema “Aku Berani Cetak Gol”.

“Saya senang sekali bisa menjadi juara satu. Saya menggambar anak perempuan yang sedang menendang bola sesuai tema lomba,” tuturnya.

Elfis mengaku telah mempersiapkan diri sebelum mengikuti lomba dengan rutin berlatih menggambar. Ia kemudian mengembangkan berbagai referensi yang pernah dilihat menjadi karya sesuai imajinasinya.

“Sebelum lomba saya latihan dulu, lalu mengingat-ingat gambar yang pernah saya lihat, kemudian saya gambar sendiri,” katanya.

Meski belum pernah mengikuti kegiatan sepak bola di sekolah, Elfis mengaku ingin mencoba bermain apabila ada kesempatan.

“Kalau ada kesempatan saya ingin ikut bermain sepak bola. Di sekolah saya memang belum ada kegiatan sepak bola putri,” ujarnya.

Prestasi di MLSC All Stars 2026 menambah deretan pencapaian Elfis di bidang seni. Ia mengaku telah beberapa kali meraih juara lomba menggambar, mulai tingkat kecamatan hingga kabupaten.

“Alhamdulillah sebelumnya saya juga pernah juara lomba menggambar dari tingkat kecamatan sampai kabupaten. Saya memang sejak kecil senang menggambar dan mewarnai,” pungkasnya. (YM/YM)


Post Views: 32

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *