0 5 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net — Delapan tim nasional (timnas) putri U-16 dari tujuh negara mulai bersiap menunjukkan kemampuan terbaiknya di Supersoccer Arena (SSA) Kudus. Mereka akan bertarung dalam Srikandi Merdeka Cup 2026 persembahan Caffino, yang mulai digelar Jumat (14/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026).

Turnamen yang digelar Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan PSSI ini diikuti tim dari Indonesia, Arab Saudi, Jordania, Thailand, Malaysia, Singapura, serta Hong Kong, China. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mengirimkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara.

Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, mengatakan kehadiran tujuh negara dalam kompetisi tersebut menunjukkan semakin berkembangnya pembinaan sepak bola putri. Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mengukur kemampuan melawan tim dengan karakter permainan berbeda.

“Kami menyambut antusias para atlet dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong, Arab Saudi dan Yordania untuk merasakan atmosfer pertandingan kompetitif di Kudus,” ujar Teddy.

Menurut Teddy, Srikandi Merdeka Cup tidak semata-mata mengejar hasil pertandingan. Kompetisi ini diharapkan menjadi ruang bagi pemain, pelatih, dan ofisial untuk belajar satu sama lain, menjunjung sportivitas, sekaligus membangun mental bertanding sejak usia dini sebagai bekal menuju level profesional.

Selain pertandingan, penyelenggara juga ingin memberikan pengalaman positif kepada seluruh kontingen selama berada di Kudus. Standar penyelenggaraan, fasilitas, keramahan masyarakat, hingga budaya lokal menjadi bagian yang diharapkan dapat dirasakan para peserta.

Pengalaman tersebut sekaligus diharapkan mampu memperkenalkan Kudus sebagai destinasi sport tourism yang memiliki kesiapan menjadi tuan rumah berbagai event olahraga internasional.

Dari kubu Indonesia, Timnas Putri U-16 Garuda Pertiwi menyatakan siap menghadapi persaingan. Pelatih kepala Timo Scheunemann menyebut banyaknya negara yang datang ke Kudus menjadi kebanggaan sekaligus momentum penting bagi perkembangan sepak bola putri nasional.

“Ini telah menjadi titik awal kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Kami sangat senang melihat begitu banyak negara yang datang ke Kudus dan menjadi sebuah kebanggaan,” kata Timo.

Timo menegaskan Garuda Pertiwi akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik, tetapi tetap bertekad menunjukkan permainan terbaik dan menjunjung tinggi fair play. Baginya, turnamen ini juga menjadi kesempatan membentuk pemain agar memiliki pengalaman dan mental yang lebih kuat untuk masa depan timnas putri senior.

Persiapan Garuda Pertiwi telah dilakukan melalui pemusatan latihan selama dua pekan. Pemain Shifana Rizka Nadhifa mengatakan timnya memiliki chemistry yang baik dan siap memberikan penampilan terbaik dalam setiap pertandingan.

Sementara itu, Putri Nusantara juga membawa optimisme. Pelatih kepala Takumi Taniguchi mengatakan para pemain telah bekerja keras meski waktu persiapan tergolong singkat. Ia menilai turnamen ini menjadi sarana pembinaan yang efektif sekaligus pemanasan ideal menuju Kualifikasi AFC U-17.

Ancaman bagi Indonesia datang dari sejumlah tim yang juga memasang target tinggi. Pelatih Timnas Putri U-16 Malaysia Fairuz Montana Bin Zainal Abidin bahkan menegaskan anak asuhnya datang ke Kudus bukan untuk berlibur, melainkan memburu gelar juara.

“Kami datang bukan untuk holiday tapi kami ke sini untuk menjadi juara dan mengalahkan tuan rumah,” tegas Fairuz.

Hong Kong, China, juga menjadikan turnamen ini sebagai kesempatan mengukur kekuatan tim sekaligus memberikan pengalaman internasional kepada pemain-pemain muda. Arab Saudi membawa misi serupa dengan menjadikan kompetisi sebagai ajang mengukur level permainan menghadapi tim-tim Asia lainnya.

Thailand pun memanfaatkan Srikandi Merdeka Cup sebagai pemanasan menuju Kualifikasi Piala Asia Putri. Sementara Singapura dan Jordania melihat kompetisi ini sebagai kesempatan menambah jam terbang dan mengembangkan kemampuan pemain muda di level internasional.

Dengan delapan tim dari tujuh negara, Srikandi Merdeka Cup 2026 dipastikan menjadi panggung persaingan sepak bola putri usia muda yang menarik di Kudus. Selain perebutan kemenangan, turnamen ini menjadi ruang bagi talenta muda Asia untuk saling menguji kemampuan, membangun pengalaman, serta mempersiapkan diri menuju kompetisi yang lebih tinggi.

SSA Kudus pun siap menjadi saksi adu kekuatan para pemain muda tersebut. Besok, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara akan menghadapi para penantang dari enam negara lainnya dalam turnamen yang sekaligus membawa misi besar untuk masa depan sepak bola putri Asia. (YM/YM)


Post Views: 55

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *