KUDUS, ISKNEWS.com – Warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus, bergotong royong mempersiapkan sekitar 3.000 bungkus nasi menjelang Haul dan Buka Luwur Mbah Puspoyudo. Persiapan yang memasuki tahap akhir pada Rabu (1/7/2026) melibatkan panitia serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Sejak pagi, suasana kebersamaan tampak di sejumlah titik persiapan. Warga bersama panitia menata perlengkapan, menyiapkan konsumsi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Ketua panitia, Agus, mengatakan seluruh kebutuhan utama telah dipersiapkan dengan baik. Sekitar 3.000 bungkus nasi ditargetkan siap dibagikan kepada jamaah, sehingga panitia kini tinggal menunggu pelaksanaan acara dimulai.
Antusiasme masyarakat tidak hanya datang dari warga Singocandi. Sejumlah jamaah dari berbagai daerah juga mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian haul sebagai bentuk penghormatan kepada Mbah Puspoyudo dan mempererat silaturahmi.
Menjelang puncak acara, panitia menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan. Khataman Al-Qur’an dimulai sejak sore hari dengan jumlah pelaksanaan yang meningkat dibandingkan penyelenggaraan haul pada tahun sebelumnya.
Jika tahun lalu hanya berlangsung satu kali khataman, tahun ini panitia menargetkan enam kali khataman dalam satu majelis, terdiri atas lima khataman bin nadzor dan satu khataman bil ghoib.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada malam hari dengan pengajian, pembukaan, tahlil, serta mauidhoh hasanah. Seluruh agenda disusun sebagai bagian dari penghormatan kepada Mbah Puspoyudo sekaligus memperkuat syiar keagamaan.
Salah seorang warga, Muhsin, mengaku selalu antusias mengikuti persiapan Buka Luwur setiap tahun. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi cara masyarakat mengenang perjuangan Mbah Puspoyudo dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan di Singocandi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menjaga tradisi sekaligus menghormati jasa para leluhur. Gotong royong yang terjalin juga membuat hubungan antarwarga semakin erat,” ujar Muhsin.
Haul dan Buka Luwur Mbah Puspoyudo tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan masyarakat. Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi para jamaah yang hadir.
Post Views: 80
