Grobogan, Liputan7.Net – Sebagai bentuk pelaksanaan tema KKN IAIN Kudus yakni “Pemberdayaan Potensi Desa dan Penguatan Moderasi Beragama,” Mahasiswa KKN 137 mengadakan penyuluhan nilai-nilai moderasi beragama yang bertempat di Dukuh Sedayu Desa Sukorejo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (24/09/2024). Acara ini dihadiri oleh 50 warga Desa Sukorejo.
Siti Mutibaul Khusniah, selaku pemateri 1 menyampaikan cara untuk menerapkan moderasi beragama.

“Cara yang dapat kita laksanakan untuk mempraktikkan moderasi beragama adalah dengan menghargai perbedaan, meningkatkan pemahaman tentang agama dan keyakinan orang, mempraktikkan nilai-nilai agama, serta cara yang terakhir adalah dengan menjaga sikap tenang dan tidak mudah terprovokasi,” tambah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam.
Pemateri kedua yakni Alfina Zulfatun Nasywa. Ia berpesan untuk menjauhi sikap permusuhan akan adanya perbedaan agama.
“Jika perbedaan disikapi dengan sikap permusuhan, dan bahkan dengan kekerasan, tentu saja perbedaan yang ada bisa menghancurkan sendi-sendi kemanusiaan, ” jelasnya.
Dian Susanti, salah satu jamaah Dukuh Sedayu mengapresiasi atas terlaksananya penyuluhan moderasi beragama ini. Ia menyampaikan masyarakat menjadi lebih paham tentang moderasi beragama.
“Alhamdulillah jadi lebih paham tentang penerapan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari, materinya bagus dan penyampaian nya dapat dimengerti oleh semuanya, ” terangnya. (Ella)
