KUDUS, ISKNEWS.com – Memperingati Golden Milad ke-50, Rumah Sakit Aisyiyah Kudus resmi memulai pembangunan gedung rawat inap eksekutif tujuh lantai, Rabu (1/7/2026).
Prosesi groundbreaking menjadi penanda komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kapasitas layanan kesehatan sekaligus menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan medis yang berkualitas.
Gedung baru yang akan dibangun di area tengah kompleks rumah sakit itu tidak hanya difungsikan sebagai ruang rawat inap eksekutif, tetapi juga dilengkapi convention hall di lantai atas.
Sementara itu, untuk mengatasi keterbatasan lahan, RS Aisyiyah juga akan membangun area parkir baru di lahan yang berada di seberang gedung utama rumah sakit.
Direktur RS Aisyiyah Kudus, dr. Indah Rosiana, MARS, mengatakan peringatan usia emas ke-50 menjadi momentum bagi rumah sakit untuk terus bertransformasi.
Mengusung slogan “Go Better RS Aisyiyah, Unlimited Innovation“, rumah sakit bertekad menghadirkan inovasi tanpa henti di tengah persaingan layanan kesehatan yang semakin ketat.
“Hari ini tepat 1 Juli 2026, Rumah Sakit Aisyiyah memasuki Milad ke-50 atau Golden Milad. Harapan kami, meski banyak rumah sakit baru dengan teknologi dan sumber daya manusia yang terus berkembang, RS Aisyiyah tetap menjadi pilihan masyarakat melalui pelayanan terbaik dan inovasi yang terus diperbarui,” ujar dr. Indah.
Ia menjelaskan, slogan Unlimited Innovation merupakan semangat untuk terus menghadirkan pembaruan sesuai perkembangan dunia kesehatan dan tuntutan regulasi rumah sakit.
“Kami ingin menjadi rumah sakit yang baik di antara yang baik, bahkan menjadi yang terbaik melalui inovasi pelayanan yang tidak pernah berhenti,” tambahnya.
Menurut dr. Indah, pembangunan gedung baru dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur yang sempat berkurang setelah diterapkannya kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Sebelum kebijakan tersebut diberlakukan, RS Aisyiyah memiliki 168 tempat tidur.
Namun, jumlahnya kini menjadi sekitar 145 tempat tidur karena adanya penyesuaian standar luas ruang perawatan.
Di sisi lain, jumlah dokter spesialis, peralatan medis, dan layanan unggulan terus bertambah sehingga kebutuhan ruang rawat inap semakin mendesak.
Kondisi tersebut membuat antrean pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sering kali mencapai 18 hingga 24 jam karena harus menunggu kamar perawatan tersedia.
“Target kami setelah gedung ini selesai, kapasitas tempat tidur meningkat menjadi sekitar 180 hingga 190 tempat tidur. Harapannya pasien tidak lagi terlalu lama menunggu di IGD sebelum mendapatkan ruang rawat inap,” jelasnya.
Gedung baru mengusung konsep ruang rawat inap eksekutif dengan desain yang lebih modern dan nyaman. Konsep tersebut juga diharapkan mampu menarik minat masyarakat dari kalangan usia produktif dan generasi muda, tanpa meninggalkan kepercayaan masyarakat yang telah dibangun RS Aisyiyah selama lima dekade.
Selain penambahan ruang perawatan, RS Aisyiyah juga terus memperkuat pelayanan melalui hadirnya sejumlah dokter spesialis baru, di antaranya spesialis jantung, dokter gigi spesialis, dokter anak, spesialis paru, hingga urologi.
Meski demikian, fokus utama pembangunan kali ini adalah penambahan kapasitas tempat tidur untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien.
Karena lahan rumah sakit yang terbatas, pembangunan gedung bertingkat juga diikuti pengembangan kawasan di seberang rumah sakit yang akan difungsikan sebagai area parkir guna mendukung kenyamanan pasien dan keluarga.
Adapun nilai investasi pembangunan masih dalam tahap penghitungan sehingga belum diumumkan kepada publik.
Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang RS Aisyiyah Kudus yang kini memasuki usia 50 tahun.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit di Kabupaten Kudus terus meningkat, terbukti banyak pasien yang datang dari berbagai daerah di luar Kudus.
“Saya mengucapkan selamat Milad ke-50 kepada RS Aisyiyah Kudus. Semoga semakin maju dan semakin juara. Rumah sakit di Kudus memang banyak, tetapi berdasarkan data, mayoritas pasien justru berasal dari luar daerah. Ini menunjukkan pelayanan rumah sakit di Kudus, termasuk RS Aisyiyah, dipercaya masyarakat,” katanya.
Sam’ani juga menyambut baik dimulainya pembangunan gedung rawat inap eksekutif tujuh lantai yang dinilai akan semakin memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kudus.
“Selamat atas dimulainya pembangunan gedung tujuh lantai ini. Semoga sejalan dengan semangat Go Better, RS Aisyiyah semakin berkembang. Yang paling penting, terus berikan pelayanan terbaik, mudahkan masyarakat, dan pastikan pasien mendapatkan layanan yang cepat, nyaman, dan berkualitas,” pungkasnya. (YM/YM)
Post Views: 83
