KUDUS, Liputan7.Net – Tim bulutangkis Kabupaten Kudus menyiapkan kekuatan muda untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026. Sebanyak sekitar 12 atlet dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Kudus pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Para atlet akan turun di lima nomor pertandingan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran. Komposisi tersebut didominasi pemain muda yang rata-rata berusia 17 hingga 20 tahun.
Sekretaris Umum PBSI Kabupaten Kudus, Raventus Pongoh, mengatakan hampir separuh atlet yang dipersiapkan akan menjalani debut di ajang Porprov. Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat PBSI Kudus mengurangi target yang telah ditetapkan.
“Karena atlet yang kita persiapkan ada beberapa yang masuk Pelatnas, jadi kita harus cari pengganti,” jelas Raventus, Senin (21/9/2026).
Masuknya sejumlah atlet ke Pelatnas membuat PBSI Kudus harus melakukan penyesuaian komposisi tim. Kesempatan tersebut kemudian diberikan kepada sejumlah pemain muda untuk memperkuat Kudus pada Porprov Jateng 2026.
Menurut Raventus, usia muda bukan menjadi kendala karena sebagian besar atlet memiliki pengalaman bertanding yang cukup. Mayoritas pemain yang dipersiapkan merupakan atlet binaan PB Djarum yang telah mengikuti berbagai kejuaraan.
Para atlet tersebut juga memiliki pengalaman tampil dalam kompetisi tingkat nasional hingga internasional. Bekal tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi atmosfer pertandingan Porprov.
“Walaupun mereka muda, tapi mereka sudah banyak bertanding di dalam dan luar negeri. Jadi kalau soal mental tidak ada masalah,” katanya.
Dari sisi persiapan, program latihan PBSI Kudus saat ini telah mencapai sekitar 80 hingga 85 persen. Latihan rutin tetap berjalan, diikuti dengan keikutsertaan atlet dalam sejumlah turnamen untuk menjaga atmosfer pertandingan sekaligus mematangkan kemampuan.
“Latihan terus-menerus dan masih berlangsung sambil mengikuti turnamen. Kalau dibilang berapa persennya mungkin 80 sampai 85 persen,” ungkapnya.
Mayoritas atlet menjalani latihan setiap hari dengan waktu istirahat pada Sabtu dan Minggu. Untuk nomor ganda, sebagian besar atlet menjalani latihan di Jakarta. Sedangkan atlet nomor tunggal berlatih di Jakarta maupun Kudus.
Menjelang pelaksanaan Porprov, PBSI Kudus tidak melakukan perubahan besar terhadap pola latihan. Fokus utama saat ini adalah menjaga kondisi fisik dan kebugaran atlet agar tetap optimal sekaligus menghindari cedera.
“Latihan normal. Yang lebih ditekankan adalah menjaga cedera. Jangan sampai cedera karena mau main Porprov,” tutur Raventus.
PBSI Kudus menargetkan dapat meraih medali dari seluruh nomor yang diikuti pada Porprov Jateng 2026. Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain muda yang sebagian akan menjalani debut di ajang tersebut.
Dengan pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan serta persiapan yang terus dimatangkan, PBSI Kudus berharap para atlet mampu menunjukkan permainan terbaik dan memberikan kontribusi bagi kontingen Kudus.
“Harapannya tentu bisa meraih hasil terbaik di setiap nomor. Kami akan berusaha maksimal, meskipun memang persaingannya tidak mudah,” pungkas Raventus. (YM/YM)
Post Views: 32
