Kudus, Liputan7.Net – Jajaran kepolisian bersama tim konselor mendatangi seorang mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan saat mendaki di jalur Argopiloso, Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus memberikan pendampingan psikologis selama menjalani perawatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus pada Sabtu (16/5/2026). Rombongan dipimpin langsung Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko bersama sejumlah personel Polsek Dawe dan konselor dari Bagian SDM Polres Kudus.
Mahasiswa yang mengalami insiden tersebut diketahui bernama Jonatan (20), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Korban merupakan mahasiswa Fakultas ESKOM UMK yang sebelumnya terperosok ke jurang saat melintasi jalur setapak pendakian menuju Argopiloso.
Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko mengatakan kondisi korban saat ini berangsur membaik meski masih harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
“Korban dalam keadaan stabil dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD,” ujarnya.
Selain memantau perkembangan kesehatan korban, kepolisian juga menghadirkan tim konselor untuk membantu pemulihan mental pascakejadian. Dari hasil pendampingan awal, korban disebut dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi dengan baik.
AKP Jajang menuturkan kehadiran polisi dan konselor merupakan bentuk perhatian terhadap korban agar proses pemulihan tidak hanya fokus pada kondisi fisik, tetapi juga psikologisnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang hendak melakukan pendakian agar lebih waspada selama berada di jalur pegunungan. Pendaki diminta memastikan kondisi tubuh prima, membawa perlengkapan yang memadai, serta selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka. (AS/YM)
Post Views: 38
