0 5 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net — Trofi memang akhirnya terbang ke Negeri Gajah Putih, tetapi perjuangan Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi tak kalah mencuri perhatian. Dalam final Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 yang berlangsung dramatis di Supersoccer Arena Kudus, Thailand menang tipis 1-0 setelah kedua tim terlibat pertarungan sengit selama 90 menit, Minggu (23/8/2026).

Sejak awal pertandingan, Thailand langsung menunjukkan karakter permainan sebagai salah satu kekuatan sepak bola putri Asia. Mereka tampil dominan dengan kombinasi umpan pendek dan pergerakan cepat untuk menekan pertahanan Garuda Pertiwi.

Namun, Indonesia bukan tanpa perlawanan. Skuad besutan Timo Scheunemann tampil berani meladeni permainan Thailand. Lini belakang yang disiplin dan sejumlah penyelamatan gemilang dari kapten sekaligus penjaga gawang Alleana Ayu Arumy membuat Thailand harus bekerja keras untuk mencetak gol.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23. Kapten Thailand, Kawinthida Kikuntod, sukses mengeksekusi tendangan bebas yang mengarah tajam ke gawang Indonesia. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta sekaligus memastikan kemenangan Thailand di partai puncak.

Pada babak kedua, Garuda Pertiwi tampil lebih agresif. Perebutan bola semakin sengit dan kedua tim terus beradu intensitas hingga menit-menit akhir. Indonesia berusaha mencari gol penyama kedudukan, sementara Thailand menunjukkan ketenangan dalam menjaga keunggulan.

Pelatih Timnas Putri U-16 Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang berhasil menuntaskan turnamen dengan hasil terbaik. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas penyelenggaraan turnamen yang mempertemukan timnya dengan sejumlah negara di Asia.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih pada penyelenggaraan atas berlangsungnya turnamen ini. Terima kasih juga kepada para fans dan pendukung. Ini adalah turnamen yang bagus dan kami merasa senang bisa bermain dengan tujuh negara lainnya,” ujar pelatih yang akrab disapa Mim tersebut.

Menurutnya, keberhasilan di Srikandi Merdeka Cup menjadi bagian penting dalam persiapan Thailand menghadapi agenda berikutnya. Tim Negeri Gajah Putih selanjutnya akan fokus menghadapi Kualifikasi AFC U-17 dan memulai pemusatan latihan pada bulan depan.

Sementara itu, Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, bersyukur turnamen internasional yang melibatkan tujuh negara Asia tersebut dapat berjalan sukses. Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Kudus yang memberikan dukungan sejak hari pertama pertandingan.

“Caffino Srikandi Merdeka Cup ini adalah puncak dari trilogi Women Soccer yang memang kita sudah rencanakan, dimulai dari MilkLife Soccer Challenge, kemudian dilanjutkan dengan Hydroplus Soccer League, dan puncaknya adalah turnamen internasional Caffino Srikandi Merdeka Cup,” kata Teddy.

Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kudus yang selalu memenuhi tribun penonton sepanjang turnamen. Bahkan, tingginya antusiasme masyarakat disebut tak seluruhnya dapat tertampung karena keterbatasan kapasitas stadion.

“Kami berterima kasih kepada dukungan masyarakat yang selalu memenuhi tribun penonton. Kami juga meminta maaf karena kapasitas stadion yang tidak cukup menampung antusiasme masyarakat yang sangat tinggi,” lanjutnya.

Menurut Teddy, berakhirnya Srikandi Merdeka Cup bukan berarti program pembinaan sepak bola putri berhenti. Turnamen tersebut justru diharapkan menjadi pondasi bagi lahirnya pemain-pemain yang kelak memperkuat Timnas Putri Indonesia di level senior.

“Kami harapkan mereka-mereka ini yang nantinya akan menjadi tulang punggung bagi timnas senior putri Indonesia. Jadi kami sangat optimistis bahwa apa yang sudah dilakukan mulai dari MilkLife Soccer Challenge dengan Hydroplus Soccer League, ini akan menjadi suatu pondasi yang kuat untuk timnas senior putri di Indonesia,” ujar Teddy.

Thailand akhirnya berdiri sebagai juara, sementara Garuda Pertiwi menempati posisi runner-up. Namun, final dramatis di Kudus menjadi penutup manis sebuah turnamen yang bukan hanya menghadirkan persaingan sengit, melainkan juga membuka harapan besar bagi masa depan sepak bola putri Indonesia.

Menutup gelaran Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada tim dan pemain terbaik yang tampil sepanjang turnamen. Thailand berhak membawa pulang trofi juara, sementara Garuda Pertiwi Indonesia menempati posisi runner-up setelah perjuangan sengit di partai final.

Selain gelar juara dan runner-up, Malaysia berhasil mengamankan posisi ketiga. Sejumlah penghargaan individu juga diberikan kepada pemain yang menunjukkan performa terbaik selama turnamen.

Berikut susunan lengkap para juara dan penerima penghargaan Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026:

Team Fair Play: Indonesia (Garuda Pertiwi)

Champion: Thailand

Runner-up: Indonesia (Garuda Pertiwi)

Third Place: Malaysia

Best Goal Keeper: Alleana Ayu Arumy – Indonesia (Garuda Pertiwi)

Best Player: Kawinthida Kikuntod – Thailand

Top Scorer: Lim You – Malaysia (8 gol) (YM/YM)


Post Views: 5

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *