0 5 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-477 tahun ini tak hanya akan diwarnai kegiatan seremonial dan hiburan. Pemerintah Kabupaten Kudus menyiapkan Kudus Great Sale 2026, pesta diskon dan penawaran khusus yang akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 30 September 2026.

Program tersebut dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi daerah dengan melibatkan berbagai sektor usaha, mulai dari jaringan ritel modern, perhotelan, restoran, hingga pelaku usaha lokal. Beragam promo berupa diskon, voucher, cashback dan paket bundling akan ditawarkan kepada masyarakat.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, momentum Hari Jadi Kudus harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Peringatan hari jadi, menurutnya, tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Kita ingin Hari Jadi Kudus bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak ekonomi. Masyarakat bisa mendapatkan berbagai penawaran menarik, sementara pelaku usaha dan UMKM juga memiliki kesempatan meningkatkan transaksi dan omzet,” kata Sam’ani.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah. Kolaborasi dengan dunia usaha, pelaku UMKM dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih hidup.

Sam’ani berharap Kudus Great Sale menjadi momentum untuk membangun suasana Kabupaten Kudus yang semakin ramai sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat.

“Harapan kita ekonomi Kudus semakin bergerak dan masyarakat ikut merasakan manfaatnya. Kita ingin semua tumbuh bersama, pelaku usaha berkembang, UMKM naik kelas dan masyarakat mendapatkan keuntungan dari berbagai program yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Kudus Dwi Agung Hartono menjelaskan, Kudus Great Sale 2026 dirancang sebagai pesta diskon yang dilaksanakan secara serentak oleh berbagai jaringan usaha dan pelaku ekonomi di Kabupaten Kudus.

“Konsepnya adalah menciptakan pesta diskon dan penawaran khusus secara bersama-sama. Selama satu bulan, masyarakat bisa memanfaatkan berbagai promo yang disiapkan oleh para peserta Kudus Great Sale,” jelas Dwi Agung.

Ia menyebut, sejumlah jaringan ritel modern akan berpartisipasi dalam program tersebut. Di antaranya Indomaret dengan 68 toko, Alfamart 59 toko dan Alfamidi sebanyak tujuh toko, serta Superindo, Hypermart, Ada Swalayan, Matahari Department Store dan Ramayana.

Tak hanya ritel, program tersebut juga melibatkan sektor jasa dan pelayanan. Sejumlah peserta yang terlibat antara lain Bank Daerah Kudus, BPC PHRI Kudus, PDAM Tirta Muria, RSUD dr. Loekmono Hadi, serta berbagai hotel, restoran dan kafe.

Bentuk promo yang ditawarkan juga beragam, mulai dari potongan harga, voucher, cashback hingga paket bundling. Bahkan, terdapat promo produk UMKM di Indomaret Kabupaten Kudus dengan diskon hingga 47 persen, sementara sejumlah peserta lainnya menawarkan potongan harga hingga 70 persen.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan transaksi dan omzet pelaku usaha, memperluas pasar UMKM, sekaligus membantu masyarakat mendapatkan produk dan layanan dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Sementara itu, sejumlah pengusaha menyambut baik rencana pelaksanaan Kudus Great Sale 2026. Mereka menilai kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kunjungan sekaligus menggerakkan sektor usaha dan pariwisata di Kabupaten Kudus.

General Manager Hotel Horison IJ Kudus, Rama, mengaku antusias menyambut program yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-477 tersebut. Pihaknya siap berpartisipasi dan segera menyusun formula promo serta diskon yang menarik bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik adanya Kudus Great Sale ini. Tentunya kami akan segera menyusun formula promo dan diskon yang menarik agar masyarakat bisa ikut merasakan manfaat dari kegiatan ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan General Manager Sapphire Boutique Hotel Kudus, Tika Encim. Menurutnya, keterlibatan sektor perhotelan dalam Kudus Great Sale menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan sekaligus memperkenalkan potensi industri jasa dan pariwisata di Kabupaten Kudus.

“Kami sangat menyambut baik program ini. Kami akan menyiapkan formula diskon dan promo yang nantinya bisa dinikmati masyarakat selama Kudus Great Sale berlangsung,” katanya.

Keterlibatan berbagai pelaku usaha tersebut diharapkan semakin memperkuat gaung Kudus Great Sale 2026. Dengan promo yang disiapkan secara serentak selama September, pesta diskon ini diharapkan tak hanya menarik minat masyarakat untuk berbelanja, tetapi juga meningkatkan aktivitas sektor usaha dan perputaran ekonomi di Kabupaten Kudus.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Pemkab Kudus membagi tugas koordinasi kepada sejumlah perangkat daerah. Dinas Perdagangan akan mengoordinasikan pelaku usaha ritel modern dan melakukan monitoring, Dinas Kominfo menangani desain serta publikasi, sedangkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengoordinasikan keterlibatan sektor hotel dan restoran.

Melalui Kudus Great Sale 2026, Pemkab Kudus berharap peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-477 menjadi lebih dari sekadar perayaan. Selama sebulan penuh, pesta promo tersebut diharapkan mampu menggerakkan transaksi, menjaga daya beli masyarakat, memperluas pasar UMKM dan membuat roda perekonomian Kota Kretek semakin bergeliat.


Post Views: 22

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *