0 3 min 2 hrs

KUDUS, Liputan7.Net – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyoroti peristiwa kedatangan sejumlah debt collector atau penagih utang di sebuah rumah warga di Kabupaten Kudus. Polisi masih mendalami kronologi kejadian, termasuk dugaan adanya korban luka yang sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah kedatangan para penagih utang memicu keramaian di sekitar rumah warga. Berdasarkan informasi awal, jumlah debt collector yang datang disebut mencapai 21 orang. Namun, jumlah pasti orang yang terlibat masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyampaikan sejumlah keterangan terkait kejadian tersebut. Meski demikian, kronologi terperinci, identitas pihak-pihak yang terlibat, serta penyebab terjadinya keributan masih memerlukan pendalaman.

Polisi juga berupaya memastikan latar belakang kedatangan para debt collector ke rumah warga. Informasi mengenai persoalan yang mendasari kedatangan mereka perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang terlibat agar duduk perkara menjadi jelas.

Selain itu, terdapat informasi mengenai seseorang yang dibawa ke rumah sakit pada malam kejadian. Hingga wawancara berlangsung, kondisi terkini orang tersebut belum diketahui secara pasti, termasuk apakah sudah diperbolehkan pulang atau masih menjalani perawatan.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo mengatakan, saat tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, situasi sudah ramai oleh warga.

“Ketika saya sampai di sini, sudah ramai. Saya datang sekitar pukul 16.00 WIB,” ujarnya.

Wahyu mengaku belum mengetahui secara pasti kronologi awal kejadian. Informasi mengenai kedatangan warga dalam dua gelombang juga belum dapat dipastikan kebenarannya.

Menurutnya, informasi tersebut perlu dikonfirmasi langsung kepada pemilik rumah untuk memperoleh gambaran kejadian yang lebih lengkap.

Terkait seseorang yang dibawa ke rumah sakit, Kapolres mengatakan pihaknya masih berupaya mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi yang bersangkutan.

“Kami belum tahu apakah sudah pulang atau masih rawat inap. Coba segera kami cek,” katanya.

Kapolres menambahkan, penyebab luka yang dialami korban, termasuk dugaan penggunaan benda tajam, belum dapat dipastikan. Kepolisian masih melakukan pengecekan untuk memastikan kronologi, jumlah korban, serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut (YM/YM)


Post Views: 32

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *