0 3 min 2 yrs

Kudus, Liputan7.Net – PS Klumpit mencatat sejarah dengan menjadi tim pertama yang menjuarai kompetisi sepak bola Divisi 1 Sukun U23 League 2024, yang diselenggarakan oleh Askab PSSI Kabupaten Kudus. Kemenangan ini diraih setelah tim tersebut tampil dominan sepanjang turnamen.

PS Klumpit mengakhiri musim dengan mengumpulkan 57 poin dari 22 pertandingan yang digelar sejak Mei 2024. Mereka mencatatkan 19 kemenangan dan hanya mengalami 3 kekalahan. Prestasi gemilang ini membawa mereka meraih trofi juara dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 12 juta.

Performa PS Klumpit yang konsisten sepanjang kompetisi membuat mereka unggul di antara 11 tim peserta lainnya. Meskipun pada pertandingan terakhir yang berlangsung Sabtu sore, 19 Oktober 2024, mereka kalah tipis 0-1 dari Lawet FC, PS Klumpit tetap mengamankan gelar juara.

Kekalahan PS Klumpit di laga terakhir ini dipengaruhi absennya dua striker andalan, Sandy Noor Aprian dan Trikhe Vebi. Selain itu, tim harus bermain dengan hanya 9 pemain setelah Sakha Lokananta dan Muhammad Sadhollah diusir keluar lapangan karena akumulasi kartu merah.

Meskipun bermain dengan kekurangan pemain, PS Klumpit tetap berjuang keras melawan Lawet FC yang ingin mempertahankan posisi ketiga klasemen. Gol kemenangan Lawet FC dicetak oleh Reihan Ainul pada menit-menit akhir pertandingan.

Hasil akhir membawa Lawet FC finis di posisi ketiga dengan total 45 poin dan meraih hadiah Rp 3 juta. Sementara PSB (Bacin) mengamankan posisi runner-up dengan 54 poin, berhak atas hadiah Rp 6 juta setelah menang WO melawan Persib (Babalan Kalirejo).

Selain menjadi runner-up, PSB juga mengirimkan pemain terbaik kompetisi, Muh Khoirul Anam, yang dinobatkan sebagai Best Player Divisi 1 Sukun U23 League 2024. Sementara itu, Muhammad Al Farrel dari Pedawang FC menyandang gelar Top Scorer dengan 27 gol.

Corporate Secretary PT Sukun Wartono Indonesia, Deka Hendratmanto, mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap ajang ini dapat terus menjadi wadah pembinaan atlet muda sepak bola di Kudus. “Kompetisi Sukun League akan kembali tahun depan dengan format yang serupa, tentunya dengan perbaikan-perbaikan agar semakin baik,” ujarnya.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Kudus, Daniel Budi Sampoerna, juga menyatakan harapannya agar kompetisi ini dapat melahirkan talenta baru. Pihaknya sudah melakukan talent scouting melalui Divisi 2 Sukun U17 League, yang akan dipersiapkan untuk Piala Soeratin.

Pelatih PS Klumpit, Sandi Ahmadi, merasa bangga dengan kerja keras timnya yang berhasil meraih gelar juara. “Dari awal, kami tidak menargetkan juara, tapi berkat semangat tim dan kerja sama yang solid, akhirnya kami bisa juara,” tuturnya. (AS/YM)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *