0 2 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Kabupaten Kudus mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di wilayah eks Karesidenan Pati dalam paparan “Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026” di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (26/5/2026).

Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah di daerah.

Berdasarkan data yang dipaparkan Pemerintah Kabupaten Kudus, IPM Kudus tahun 2025 mencapai angka 77,94. Angka tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Tengah sebesar 74,77 maupun nasional sebesar 75,09.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan ekonomi syariah.

“SDM yang baik menjadi pondasi utama untuk pengembangan sektor wisata dan ekonomi kreatif di Kudus,” ujarnya.

Selain IPM yang tinggi, kondisi makro Kabupaten Kudus juga menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan pada 2025 tercatat sebesar 6,59 persen atau lebih rendah dibanding Jawa Tengah yang mencapai 9,48 persen. Tingkat pengangguran terbuka juga relatif stabil di kisaran 3 persen.

Di sisi ekonomi, Kudus masih menjadi salah satu daerah dengan kekuatan industri terbesar di Jawa Tengah. Sekitar 76 persen perekonomian Kudus ditopang sektor industri pengolahan, khususnya industri hasil tembakau.

Meski demikian, Pemkab Kudus mulai memperkuat sektor lain seperti pariwisata dan ekonomi syariah agar struktur ekonomi daerah lebih berkelanjutan. Berbagai program disiapkan mulai dari pengembangan desa wisata, peningkatan SDM pariwisata, promosi wisata terintegrasi, hingga penguatan UMKM halal dan pembiayaan syariah.

Dalam target pembangunan 2027, Kudus menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 3,7 juta orang serta pembentukan 30 desa wisata baru. Selain itu, Pemkab Kudus juga menargetkan 8.754 produk tersertifikasi halal dan peningkatan pembiayaan syariah hingga Rp337 miliar.

Untuk mendukung target tersebut, Pemkab Kudus mengusulkan berbagai pembangunan infrastruktur penunjang wisata kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, termasuk rehabilitasi Terminal Wisata Colo dan peningkatan akses menuju kawasan wisata Muria serta Menara Kudus. (YM/YM)


Post Views: 85

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *