0 3 min 7 mths

Kudus, Liputan7.Net – Pembangunan jalan beton sepanjang 450 meter di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, berhasil diselesaikan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kudus. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas warga sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Penutupan program TMMD digelar melalui upacara yang berlangsung di Lapangan Jambu Bol Kudus, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris. Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie bertindak sebagai inspektur upacara.

Program TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 0722/Kudus ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan, dimulai sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Selama pelaksanaan kegiatan, berbagai unsur dilibatkan, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program pembangunan tersebut. Ia menilai TMMD menjadi salah satu bentuk kerja sama nyata antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Menurutnya, pembangunan jalan beton dengan panjang 450 meter dan lebar 3 meter di Desa Ngembal Kulon akan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi dan menunjang kegiatan ekonomi warga.

“TMMD menunjukkan kuatnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Kami berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” ungkap Bupati.

Selain pembangunan fisik berupa infrastruktur jalan, program TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik yang ditujukan untuk masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain berupa penyuluhan tentang bela negara dan wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat, serta sosialisasi mengenai kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menjelaskan bahwa pembangunan yang berfokus pada desa merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa TMMD merupakan program terpadu yang melibatkan berbagai unsur sehingga mampu mempercepat pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus, Forkopimda, TNI, Polri, mahasiswa, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan TMMD ini sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (AS/YM)


Post Views: 1



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *