0 3 min 7 mths

Kudus, Liputan7.Net – Seorang anak berusia 8 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami dugaan kecelakaan air di Sungai Petir, Dukuh Winong RT 02 RW 07, Desa Winong, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Rabu (11/3/2026) siang.

Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Munaji, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 11.48 WIB dari petugas ketentraman dan ketertiban (trantib) Kecamatan Kaliwungu. Informasi itu kemudian diteruskan kepada tim Satgas Siaga Rescue BPBD Kudus untuk segera menuju lokasi dengan membawa peralatan pencarian.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian. Sementara itu, warga setempat juga melakukan upaya pencarian secara mandiri di sekitar sungai,” ujarnya.

Munaji menjelaskan, korban diketahui bernama Muhammad Salam Aufa (8), warga Desa Kaliwungu RT 05 RW 06, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Korban diduga tenggelam saat bermain air bersama temannya di aliran Sungai Petir.

Menurutnya, berdasarkan informasi di lapangan, korban bersama teman-temannya hendak mandi di sungai. Namun karena tidak mengetahui kondisi alur sungai serta tidak dapat berenang, korban akhirnya tenggelam di aliran sungai dengan kedalaman sekitar dua hingga tiga meter.

“Korban diduga tidak mengetahui kondisi sungai dan tidak bisa berenang, sehingga terseret dan tenggelam di aliran sungai tersebut,” jelasnya.

Dalam proses penanganan kejadian tersebut, BPBD Kudus juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Basarnas Pos SAR Jepara, Polsek Kaliwungu, MDMC Kudus, LPBI NU, serta sejumlah potensi SAR lainnya untuk membantu proses pencarian.

Sekitar pukul 12.13 WIB, warga yang melakukan pencarian berhasil menemukan korban di aliran sungai dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian segera dibawa ke RS Kumala Siwi Kaliwungu untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.20 WIB.

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun dinyatakan meninggal dunia,” kata Munaji.

BPBD Kudus kemudian menyampaikan informasi kejadian tersebut kepada Basarnas Pos SAR Jepara serta pihak terkait lainnya, termasuk Unit Inafis Polres Kudus untuk proses pendataan lebih lanjut.

Selanjutnya, petugas melakukan pendataan dan asesmen kejadian sebelum dilaporkan kepada pimpinan. Pada pukul 13.00 WIB, jenazah korban tiba di rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan selanjutnya akan dimakamkan secara layak,” pungkasnya. (AS/YM)


Post Views: 3



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *