0 3 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kabupaten Kudus tahun 2026 dinilai menjadi yang paling lancar dibanding pelaksanaan sebelumnya. Hingga hari keempat ujian berlangsung, Posko TKA Kabupaten Kudus yang bersekretariat di Gedung PBG Kudus tercatat belum menerima aduan khusus dari sekolah terkait gangguan teknis maupun kendala pelaksanaan.

Anggota Posko TKA Kabupaten Kudus, Taufiq Lismana Hendra, mengatakan minimnya laporan yang masuk menunjukkan kesiapan sekolah dalam melaksanakan asesmen berbasis digital semakin matang.

Sejauh ini sampai hari keempat belum ada aduan khusus yang masuk ke posko terkait permasalahan pelaksanaan TKA di sekolah. Artinya secara umum pelaksanaan berjalan lancar dan terkendali,” ujar Taufiq yang juga Kepala Sekolah SD8 Cendono, Dawe, Kudus, Kamis (9/4/2026).

Menurut Taufiq, jika pun terdapat kendala kecil di tingkat sekolah, mayoritas dapat langsung diatasi oleh tim teknis internal tanpa perlu eskalasi ke posko kabupaten.

Kalaupun ada kendala kecil, rata-rata bisa langsung diatasi di tingkat sekolah masing-masing tanpa harus dilaporkan ke posko,” imbuhnya.

Keberhasilan pelaksanaan TKA tahun ini tidak lepas dari kesiapan posko teknis yang telah aktif sejak masa tryout. Posko tersebut dikomandoi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, dengan dukungan Koordinator Teknis Edi Setyonugroho dari staf kurikulum Dikdas.

Untuk teknis lapangan jenjang SMP ditangani Djoko Susanto dari SMP 2 Kudus, sedangkan jenjang SD oleh Taufiq Lismana Hendra dari SD 8 Cendono.

Anggun mengakui sempat terjadi kendala teknis pada hari pertama, terutama keterlambatan munculnya link Zoom untuk penyelia serta beberapa sekolah yang terlambat login akibat gangguan jaringan lokal. Namun, masalah itu cepat tertangani setelah pembaruan sistem dilakukan oleh pusat.

Server pusat secara umum aman. Setelah ada upgrade, pengawasan jadi lebih tertata karena link Zoom langsung tersedia di sistem,” terang Anggun.

Secara keseluruhan, TKA SMP tahun 2026 diikuti 7.795 siswa dari 54 SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Kudus. Seluruh sekolah tercatat berpartisipasi penuh dalam asesmen yang difokuskan pada penguatan literasi dan numerasi tersebut.

Salah satu sekolah peserta, SMP 2 Gebog, bahkan mencatat kehadiran 100 persen dari total 287 siswa kelas IX yang mengikuti ujian.

Kepala SMP 2 Gebog, Ahadi Setiawan, mengatakan pihak sekolah telah menyiapkan tiga ruang komputer dengan total 48 perangkat untuk menunjang pelaksanaan TKA dalam tiga sesi setiap hari.

Pelaksanaan siap, semua siswa ikut 100 persen,” katanya.

Ia menambahkan, kesiapan sekolah dilakukan sejak jauh hari melalui penguatan jaringan internet, antisipasi gangguan listrik, serta pelaksanaan tiga kali tryout bagi siswa.

Latihan sudah tiga kali, dari Dinas satu kali, kemudian dari Ganesha Operation dan Airlangga. Ini menjadi bekal bagi siswa,” jelasnya.

Dengan dukungan posko siaga, kesiapan infrastruktur sekolah, serta minimnya aduan selama pelaksanaan, TKA SMP 2026 di Kudus dinilai menjadi bukti meningkatnya kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi transformasi asesmen digital di dunia pendidikan. (YM/YM)


Post Views: 4



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *