Kudus, Liputan7.Net – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah Indonesia (BEM PTMAI) Zona IV Jateng-DIY resmi bergulir di Kabupaten Kudus, Kamis (9/4/2026).
Melalui forum tersebut, Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) mendorong agar gerakan mahasiswa tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 9–10 April 2026 itu diikuti puluhan anggota BEM dari 17 perguruan tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pembukaan Rakerwil dilaksanakan di Balai Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus. Acara tersebut dihadiri Wakil Rektor III UMKU Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi. mewakili Rektor UMKU Dr. Edy Soesanto, SKp., M.Kes.
Hadir pula unsur Forkopimda Kudus, pimpinan Muhammadiyah dan ’Aisyiyah Kudus, serta pemerintah desa setempat.
Dalam sambutannya, Rizka menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta. Ia menyebut Rakerwil sebagai momentum strategis untuk merumuskan gerakan mahasiswa yang lebih progresif dan aplikatif.
“Terima kasih kepada semua peserta yang mengikuti Rakerwil ini. Terima kasih sudah hadir di UMKU,” ujarnya.
Ia menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam menjawab berbagai persoalan bangsa. Terutama pada sektor pendidikan, lingkungan, dan ekonomi yang menjadi fokus gerakan BEM PTMAI Zona IV.
Menurutnya, lokasi pembukaan di Desa Rahtawu yang berada di kawasan lereng Gunung Muria dipilih untuk memperkuat kesadaran mahasiswa terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.
“Indonesia penuh dengan alam yang indah, tetapi juga rawan bencana. Karena itu mahasiswa harus mampu melahirkan program yang mendukung kelestarian alam, peningkatan ekonomi, dan kualitas pendidikan,” katanya.
Rizka pun mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun bangsa.
“Think Globally, Act Locally. Semua perlu bersinergi bersama memajukan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kudus Andrias Wahyu Adi Setiawan, AP yang mewakili Bupati Kudus menyatakan pemerintah daerah mengapresiasi terpilihnya Kudus sebagai tuan rumah Rakerwil BEM PTMAI Jateng-DIY.
Menurutnya, forum tersebut merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun langkah konkret dalam menjawab tantangan pembangunan.
“Semoga melalui kegiatan ini lahir gagasan yang konstruktif, progresif, dan solutif serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Kudus selama ini merasakan kontribusi positif dari sinergi perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan penanaman belasan bibit pohon buah di lereng Gunung Muria. Tepatnya di Desa Rahtawu. Kegiatan itu menjadi simbol komitmen mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan.
Rangkaian Rakerwil selanjutnya akan diisi dengan sidang pleno, pembahasan program kerja wilayah, serta forum konsolidasi gerakan mahasiswa PTMAI Jateng-DIY untuk periode mendatang. (YM/YM)
Post Views: 3
